Seperti Apa Protokol Kesehatan Fase New Normal?


Mungkin Kawan CM sudah mendengar ya bahwa Indonesia akan segera memasuki fase new normal (kenormalan baru) di tengah pandemi Covid-19. Katanya, inilah cara yang harus dilakukan untuk menyelamatkan perekonomian yang sedang terpuruk.
Menurut pakar kesehatan, kita bakal “hidup berdampingan” dengan virus korona selama 1–2 tahun ke depan sampai vaksin ditemukan. Itu berarti kita bakal bekerja, beribadah, berbelanja, dsb dengan rambu-rambu tertentu supaya tak tertular atau menularkan virus korona. Protokol kesehatan apa saja yang wajib dilakukan dalam menghadapi fase new normal ini? Mari simak penjelasan berikut.
1. Pakai masker
Kini WHO mewajibkan pemakaian masker setiap kita keluar rumah. Pemakaian masker dapat meminimalkan peluang penyebaran virus saat bernapas, berbicara, bernyanyi, tertawa, batuk, bersin, pokoknya semua aktivitas yang bisa kita lakukan dengan mulut dan hidung. Selain orang dewasa, anak-anak pun harus pakai masker. Sebaiknya kita memakai masker kain, bukan masker N95 atau masker bedah, demi menjaga ketersediaan masker tersebut di pasaran untuk tenaga medis. 


Belanja pakai masker

2. Praktik hidup bersih
Virus korona dapat menyebar lewat droplets kemudian mendarat di permukaan benda yang biasanya tersentuh oleh tangan. Cuci tangan sesering mungkin dan hindari menyentuh area wajah, terutama jika sedang bepergian. Cuci tangan sebelum, sedang, dan setelah dari luar rumah. Cara cuci tangan yang betul adalah dengan menggunakan air mengalir dan sabun selama 20 detik. Jangan lupa menggosok jempol dan punggung tangan jugak. Kalok tak ada air dan sabun, bersihkan tangan dengan hand sanitizer konsentrasi alkohol 70%. Siap sedia selalu hand sanitizer di dalam tas kelen.
3. Physical distancing
            Jaga jarak minimal 1–2 meter. Hindari kerumunan di ruang publik, terutama saat membawa anak-anak. Anak-anak rentan kena penyakit. Sekarang peraturan pemerintah di transportasi umum malah lebih ketat. Kita dilarang mengobrol atau menelepon di dalam transportasi umum.
4. Terapkan etika batuk dan bersin
            Kalok bukan karena pandemi Covid-19, mungkin kita tak akan mengikuti etika batuk dan bersin. Setiap batuk atau bersin, tutup mulut dengan siku bagian dalam, bukan dengan telapak tangan. Telapak tangan gampang menularkan kuman. Kebayang setelah batuk dan bersin, kita makan, salaman, dan pegang ini itu. Serem! Tutup mulut pakai tisu jugak boleh, tapi tisunya harus langsung dibuang ke tong sampah, yo.    
5. Hati-hati menyentuh permukaan benda
Usahakan tak menyentuh benda yang sering disentuh banyak orang, seperti meja, gagang pintu (terutama pintu toilet), pegangan tangga, dll. Bersihkan permukaan benda dengan disinfektan sebelum kalian menyentuhnya. Selain hand sanitizer, disinfektan pun perlu dibawa ke mana-mana. Simpan disinfektan di dalam kemasan botol kecil. Terus, sekali-sekali bersihkanlah ponsel kelen. Ponsel itu gudangnya kuman. Oiya, jangan berbagi benda seperti alat shalat, apalagi berbagi makanan dengan orang lain!
Yes, seperti ituuuh protokol kesehatan yang wajib dilakukan dalam menghadapi fase new normal di tengah pandemi Covid-19. Jaga asupan nutrisi dari makanan, konsumsi vitamin, dan rutin olahraga. Jika Kawan CM ingin meyakinkan diri tak tertular virus korona, sila berdiskusi dengan dokter atau booking rumah sakit melalui aplikasi Halodoc. Semoga vaksin Covid-19 lekas ditemukan dan hidup kita kembali normal seperti dulu. []

0 Comment "Seperti Apa Protokol Kesehatan Fase New Normal?"

Post a Comment

Mauliate komentarnya, yo. Mohon untuk tak mengambil tulisan dan foto tanpa izin, kecuali kalok kelen pengin badan kelen dicincang buat umpan ikan di sungai.