Film "Mahasiswi Baru", Aksi Heboh Nenek-Nenek Ngampus!


         Kawan CM pencinta film Indonesia kelen pada tahu kan aktris senior nan cantik jelita bernama Widyawati? Biasanya beliau berakting jadi perempuan lembut dan kalem. Pokoknya perempuan yang paling sabar di dunialah ha-ha-ha. Nah, kali ini beda! Kali ini Widyawati kebagian peran sebagai Lastri, nenek-nenek lincah dan rada banyak tingkah di film Mahasiswi Baru (MNCP Movie)! 

 
            Siapa yang jadi mahasiswi baru? Ya ... Lastri! Entah dapat wangsit dari mana, Lasti mendaftar sebagai mahasiswi baru di Universitas Cyber Indonesia. Di kampus, Lastri minta dipanggil Lastri thok, bukan Ibu atau Oma. Duh, masa orangtua dipanggil nama, ya? Kan tak sopan. Tapi, itulah kemauan Lastri. Senangnya, Lastri dan kawan-kawan sekelasnya bikin geng yang kompak. Mereka adalah Danny (Morgan Oey) yang alay, Erfan (Umay Shahab) yang temperamen, Sarah (Mikha Tambayong) yang banyak akal, dan Reva (Sonia Alyssa) yang hobi tidur.
Polah Lastri si mahasiswi baru sering bikin bingung orang sekampus. Di kelas kerjaannya bolak-balik nanya. Orang-orang pada pakai laptop, Lastri malah bawa mesin tik jadul hi-hi. Lastri terlibat tawuran, padahal dia cuma berusaha membela kawan satu gengnya. Pak Dekan (Slamet Rahardjo) gondok kali sama Lastri. Beliau memberi ultimatum, jika semester ini nilai Lastri jelek, Lastri akan dikeluarkan dari kampus! Bukan cuma itu. Hubungan Lastri dengan Anna (Karina Suwandhi), putri semata wayang Lastri, jugak retak. Lama-lama Anna merasa dunianya kebalik. Lastri jadi anak, sementara dia yang jadi ibunya Lastri. 


Daaan, musibah betul-betul datang di akhir semester. Nilai-nilai Lastri anjlok! Sarah menyiapkan akal bulus. Lastri dibujuk untuk mendekati Pak Dekan. Tujuannya supaya Lastri tak dipecat sebagai mahasiswi. Akal bulus Sarah tokcer. Siapa sangka, Pak Dekan yang awalnya gondok, tahu-tahu jatuh cinta ke Lastri.
Film Mahasiswi Baru jelas bergenre komedi. Meski begitu, ada kisah haru terselip di sini. Dari obrolan Lastri dan Pak Dekan, terkuak sebab Lastri nekad jadi mahasiswi. Konflik di film Mahasiswi Baru beranak pinak. Selain konflik Lastri, ada jugak konflik hubungan Sarah dengan ayahnya yang mirip Tom dan Jerry. Terus, terus, konflik Erfan dengan Reva. Erfan mencoba mengungkap siapa sebenarnya Reva, gadis misterius yang hobi tidur. Btw, saya pernah jumpa Umay di Konferensi Penulis Cilik Indonesia (KPCI) beberapa tahun lalu. Doi masih imut-imut. Time flies! Sekarang doi sudah remajaaa dan aktingnya lumayan kece, lo.    



Satu pesan moral yang saya junjung tinggi-tinggi dari film “Mahasiswi Baru”, pendidikan tak memandang usia. Siapa saja boleh menuntut ilmu sekalipun nenek-nenek berusia 70 tahun seperti Lastri. Film “Mahasiswi Baru” bermuatan edukasi tanpa menggurui. Siap-siap sakit perut melihat aksi gokil Lastri diopspek, lompat pagar rumah, kabur melalui jendela kelas, dll. :))   
Apa sebetulnya alasan Lastri nekad kuliah? Cemana kelanjutan kisah asmaranya dengan Pak Dekan? Apakah Lastri mampu memperbaiki nilai-nilainya dan lulus? Film Mahasiswi Baru tayang di bioskop tanggal 8 Agustus 2019. Saya yakin, film besutan sutradara Monty Tiwa ini mampu meraih banyak penonton. Nama Monty Tiwa sudah jadi jaminan mutu untuk film-film komedi. Pun, jangan ragukan akting Widyawati di film komedi. Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, kali ini, image perempuan lembut dan kalem sukses lepas dari diri seorang Widyawati.
Cerita Melalak kasih apresiasi 4 dari 5 bintang. Kalok mau baca review film lainnya, sila follow Instagram mari_nonton. [] Haya Aliya Zaki  

0 Comment "Film "Mahasiswi Baru", Aksi Heboh Nenek-Nenek Ngampus!"

Post a Comment

Jadilah golongan orang-orang beruntung, yakni orang-orang yang komen sesudah membaca. #eaaakkk