Kalok orang-orang memulai cerita liburannya secara urut dari awal sampai akhir, kali ini saya memulai cerita dari liburan yang paling akhir haha. Liburan Januari 2019 lalu, kami melalak ke Perancis, Swiss, Belanda, dan Hong Kong. Nah, saya akan cerita tentang sebuah insiden di Hong Kong International Airport (HKIA) waktu kami akan kembali ke Jakarta.
Kami ngapain saja di Hong Kong? Actually, kami di Hong Kong cuma dua hari. Agendanya shopping dan main sama anak-anak di Disneyland. Next pengin balik lagi ke Hong Kong. Soalnya belum puas eksplor, Kawan CM. Shoppingnya juga ditahan-tahan (ibarat orang BAB, ngedennya cuma setengah hati LOL) karena bayarnya pakai uang tunai yang tersisa. Arab maklum semua kartu debit dan kartu kredit raib kena musibah kecopetan di Paris. Nantilah diceritain di blog. Sungguh peristiwa yang amat sangat memorable sekalih secara di negeri sendiri belum pernah kecopetan, eh, kecopetannya malah di negeri orang, coba! *srooottt* 

HongKong

gedung-HongKong

jalanan-HongKong

Disneyland-HongKong
Hong Kong!


Kembali ke insiden di HKIA tadi. Di HKIA, seorang ibu-ibu sebut saja namanya Tiara, mencolek bahu saya. “Ibu sekeluarga mau pulang ke Jakarta, ya? Kita satu pesawat sepertinya. Maaf, apa boleh saya ngintil Ibu sampai masuk pesawat?” tanyanya memelas.

Saya pandangi muka Bu Tiara dengan kening mengernyit. Usia beliau kira-kira hampir 50 tahun. Penampilannya mirip ibu guru, bahasanya santun, senyumnya ramah, tapi body gesture-nya seperti orang cemas. Hmmm, cemana, yo? Di satu sisi, saya waswas jadi korban tipu, gendam, hipnotis, dst. Di sisi lain, saya kasihan. Hati kecil saya bilang kalok Bu Tiara jujur dan perlu ditolong. Meski masih ragu, saya mengambil pilihan kedua. Saya membolehkan Bu Tiara ikut kami. Kira-kira masih ada waktu 3 jam sebelum masuk pesawat. Kami mengobrol, makan-makan, jalan-jalan cuci mata ke toko-toko di bandara, dan shalat sama-sama. Senangnya melihat Bu Tiara lebih tenang dan bisa ketawa-ketiwi lagi.
Cerita punya cerita, ternyata Bu Tiara kena kecoh agen biro tour & travel. Janjinya yang berangkat ke Hong Kong itu 45 orang, tapi kenyataannya cuma 5 orang. Di Hong Kong, Bu Tiara dilepas begitu saja. Agen ogah tanggung jawab. Setiap ditelepon atau di-WA, jawabannya selalu kasar. “Elu takut amat, sih!” Itu kalimat yang paling diingat Bu Tiara. Padahal, agen tersebut usianya separo di bawah Bu Tiara, lho! Kalok saya jadi Bu Tiara, mungkin kepala si agen sudah saya ceploki telor. *eh* Itinerary? Buyar semua. Jadwal pesawat berangkat dan pulang beda dengan 4 orang lainnya. Tiga hari di Hong Kong berasa kayak di neraka. Bu Tiara menangis di kamar hotel dan takut mau ke mana-mana.
Btw, Bu Tiara ngintil kami di HKIA karena khawatir salah boarding gate. Kadang gate berubah-ubah. Gate yang satu dengan yang lain jaraknya berjauhan. Contoh, tempo hari gate kami 79 berubah jadi 42. Jaraknya jauh nian. Kami memilih naik shuttle train daripada betis tiba-tiba berkonde. Dulu pernah kejadian kawan Bu Tiara ketinggalan pesawat karena tak paham gate berubah. Mana duit sudah habis, doi tak mampu beli tiket pesawat lagi. Bu Tiara parno ketinggalan pesawat seperti kawannya. Selain itu, Bu Tiara jugak didekati beberapa orang mencurigakan. Mungkin karena wajahnya kelihatan bingung. “Boro-boro jalan-jalan, yang penting bisa pulang sehat dan selamat, saya alhamdulillah, Buuu,” curhat Bu Tiara dengan logat Jawa yang kental.
Bu Tiara berterima kasih karena kami sekeluarga mau menemaninya selama di bandara. Sebelum berpisah, beliau memeluk saya erat-erat. Duh, terharuuu! Beberapa hari kemudian, saya dikirimi berbagai hasil panen dari desanya. Masya Allah, padahal yang kami lakukan biasa saja, tapi bagi Bu Tiara kok luar biasa.    
Mungkin ada yang nanya, kenapa Bu Tiara pergi sendirian ke Hong Kong? Sebetulnya, ini kali kedua Bu Tiara memakai jasa tour & travel tersebut. Pengalaman pertama, ada beberapa masalah, tapi bukan masalah krusial, masih bisa ditolerir. Harga paketan ke Hong Kong yang ditawarkan cukup murah. Menggiurkan! Kebetulan Bu Tiara belum pernah ke negara yang mendapat julukan Manhattan dari Timur ini. Penasaran! Dilalah suami Bu Tiara tak bisa menemani karena kudu ngantor, sementara anak tunggal Bu Tiara yang kini sekolah asrama, kurang suka jalan-jalan.
Nah, saya jadi kepikiran menulis tentang tip memilih tour & travel yang amanah, tapi berhubung saya tak punya pengalaman (selama ini mbolang gaetnya suami dewe, tak pernah pakai jasa tour & travel), saya melempar pertanyaan di medsos. Alhamdulillah, kawan-kawan yang pernah memakai tour & travel dengan senang hati berbagi. Berikut saya rangkum tipnya.

Tip memilih tour & travel yang amanah


1. hindari berangkat sendirian

            Tip ini mungkin tak berhubungan langsung dengan tour & travel, tapi bagi yang baru pertama kali travelling dan betul-betul masih buta kondisi lapangan, hendaknya berangkat bareng keluarga atau kawan dekat. Ibarat kata, nanti nyasar sama-sama, lapar sama-sama, happy sama-sama, semua serba sama-sama. Seandainya kita sakit, ada yang memperhatikan. Punya kawan senasib sepenanggungan di perjalanan itu rasanya berarti sangat! Bisa patungan biaya transportasi, urunan beli makanan, dan saling jagain koper/barang. Seru, kan? Yang paling penting, bisa saling bantuin motret woiii haha!

2. tour & travel berpengalaman

             Mbak Ashanty, eh, Mbak Archa Bella (soalnya mirip Ashanty siiiy) sudah travelling sejak masih remaja muda belia. Singapura, Thailand, Jepang, Turki, Inggris, Swiss, Belanda, Italia, Amerika, adalah sebagian kecil destinasi yang pernah doi jajal. Travel blogger asal Semarang ini mengaku lebih nyaman memilih tour & travel yang sering pameran, kondang (bukan kondangan!), dan berpengalaman, minimal pengalamannya lebih dari 15 tahun. Tour & travel rekomendasi Mbak Bella sbb: Dwidaya Tour, Panorama Tour, Golden Rama Tours & Travel, Anta Tour & Travel, dan Wita Tour.
Pemikiran Mbak Bella setali tiga uang dengan Mbak Fanny F. Nila, travel blogger yang jugak sudah fasih melanglang buana. Mbak Fanny sebetulnya lebih senang jalan tanpa pakai jasa tour & travel. Doi pakai kalok lagi ada event travelling dari kantor saja. Tour & travel kondang rekomendasi Mbak Fanny sbb: Dwidaya Tour, Panorama Tour, Golden Rama Tours & Travel, dan TX Travel. Btw, Mbak Fanny ini unik. Doi hobinya wisata ekstrem gitu. Katanya dalam waktu dekat akan traveling ke Korea Utara huaaa. Kapan-kapan saya tulis profilnya di blog. Setuju?

3. punya web situs dan atau akun media sosial resmi

            Tour & travel yang punya web situs dan akun media sosial resmi (lebih dari satu akun), insya Allah masuk kategori aman. Di laman web situs dan akun media sosial tercantum alamat kantor dan nomor kontak yang jelas. Foto-fotonya ori, bukan hasil photoshop atau comot sana-sini. Saya ingat waktu selebgram Amrazing protes karena foto-foto travellingnya dicuri oleh agen tour & travel yang tak bertanggung jawab. Cemana mau beres urusan kalok dari start saja, foto-foto modal nyolong? Terus, jangan pilih tour & travel yang cuma pasang iklan temporary di medsos atau sekadar menawarkan via kolom komentar. 

4. punya paket komplet

            Mbak Bella menambahkan, sebaiknya pilih tour & travel yang punya paket komplet; menyiapkan tur eksklusif, mengurus visa, meminjamkan wifi, dll. Jadi, kita tak perlu rempong mikir, kecuali kalok memang mau menangani sendiri.
Mbak Erfin K. Safitri, dokter gigi yang baru-baru ini pulang dari studi banding RS di Jepang, terkesan sangat dengan layanan H.I.S. Tours & Travel Indonesia. H.I. S. yang mengurus izin studi bandingnya ke RS di Jepang. Gaet tur berbahasa Indonesia disediakan. Transportasi bus di Jepang jugak milik H.I.S. sendiri, bukan menyewa.  
Bagi Kawan CM yang muslim, biasanya makanan halal jadi perhatian utama. Boleh cari tour & travel yang bisa membantu. Pengalaman Mbak Erfin, H.I.S. membantu menyiapkan katering makanan halal selama di Jepang, bahkan makanan halal di dalam pesawat jugak sudah dibicarakan jauh-jauh hari oleh pihak H.I.S. ke Mbak Erfin sebelum berangkat. Insya Allah umat Islam lebih tenang melakukan perjalanan. 

5. jangan tergiur harga murah!

            Penulis asal Medan, Annisa Rangkuti, pernah jadi korban tour & travel umroh. Harga paketan umroh yang ditawarkan jauh lebih murah daripada tour & travel lain. Harga yang terlalu murah jadi tanda tanya besar. Halal hukumnya kita curiga, yo. Harga mahal wajar saja asalkan sesuai dengan fasilitas yang ditawarkan.
Sebelum memilih, sebaiknya kita survei harga antara tour & travel yang satu dengan yang lain terlebih dahulu. Akhirnya, Annisa beralih ke Siar Tour, salah satu tour & travel amanah di Medan. Hmmm, jadi ingat kasus First Travel dan Abu Tours yang menipu puluhan ribu jamaah umroh. Jamaahnya sampai stres, bahkan meninggal karena shock. Seram!   
Satu lagi info dari Mbak Alia Fathiyah, eks jurnalis media ternama yang hobi travelling. Hindari tour & travel yang bolak-balik memaksa kita membayar DP (alasannya supaya dapat seat), padahal kita masih pengin survei dan menimbang-nimbang dulu. Mbal Aal punya pengalaman buruk dengan tour & travel seperti ini. Agen kabur entah ke mana. Uang DP hilang. Rombongan ke Korea Selatan sejumlah puluhan orang waktu itu ditinggal dengan semena-mena. Bad!  

5. lihat testimoni

            lihat testimoni dari keluarga atau kawan dekat yang pernah menggunakan jasa tour & travel tersebut. Catatan dari saya, selain dekat, hubungan muamalah mereka jugak harus bagus. Tak pernah curang urusan jual beli, tak pernah terbelit utang, tak pernah terlibat pertikaian warisan, dst. Pokoknya, keluarga atau kawan dekat ini tak pernah bermasalah sama urusan duitlah. Kalok pernah bermasalah, takutnya mereka pura-pura kasih testimoni bagus dan kongkalikong (sekongkol) dengan tour & travel penipu. Naudzubillahi min dzalik.   
Hendra E. Putra, salah seorang kawan yang hobi travelling, menyarankan: googling, googling, dan googling. Googling pangkal selamat. Cari tahu apakah tour & travel pernah mendapat komplain? Komplainnya soal apa? Cemana pihak tour & travel menanggapi komplain tersebut? Lebih baik coret dari list jika komplainnya banyak.        

6. jangan terburu-buru!

            Kalok mau jalan-jalan, better jangan dadakan. Cukup tahu bulat saja yang digoreng dadakan. Halah. Persiapan memilih tour & travel, dll minimal tiga bulan sebelumnya. Kita bisa memantau jika dalam rentang waktu itu ada perubahan ina inu dari tour & travel yang bersangkutan.

Last but not least, kita yang memakai jasa tour & travel tentu harus memperhatikan dan menaati peraturan. Jangan sampai attitude kita menyusahkan kawan-kawan satu perjalanan, oke? Terima kasih narsum yang sudah meluangkan waktunya untuk berbagi info dan pengalaman.

Archa Bella | archabella.com

Alia Fathiyah | aliaef.com
Annisa Rangkuti | annisarangkuti.com
Erfin K. Safitri
Fanny F. Nila | dcatqueen.com
Hendra E. Putra

            Sekali lagi, terima kasih! Oiya, Bu Tiara sudah mengizinkan saya untuk menuliskan ceritanya. Semoga postingan ini bisa ditemukan di mesin pencari oleh pembaca yang membutuhkannya. Semoga postingan ini bisa membantu supaya tak ada Bu Tiara Bu Tiara lainnya yang menjadi korban. Kawan CM yang mau ikut berbagi, sila komen-komen manjah di bawah, yo. Mauliate! [] Haya Aliya Zaki



Siapa yang suka mengoleksi barang antik? Sebelum membahas lebih lanjut tentang barang antik, yok kita ulik sikit apa sebenarnya yang dimaksud dengan barang antik itu?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, barang antik adalah barang kuno yang bernilai sebagai hasil karya seni atau benda budaya.

            Kalok Kawan CM termasuk tipe yang telaten mengoleksi sesuatu seperti buku, prangko, koin, dll, BERSABARLAH. Siapa tahu suatu saat koleksi klen itu menjadi barang langka dan dibeli dengan harga mahal oleh orang-orang kaya pemburu barang antik. Kebayang tak buku Codex Leicester karya Leonardo Da Vinci kini bernilai ratusan miliar rupiah, prangko Penny Black asal Inggris kini bernilai ratusan juta rupiah, dan koin pecahan 250 perak berdesain burung Garuda pemain wayang kini bernilai setengah juta rupiah? Semua terasa indah pada waktunya haha. We-O-We untuk jadi sumber pemasukan, khaaan.
            Bulan Desember dua tahun lalu, saya dan keluarga besar suami main-main ke rumah Mbah Mul di Solo. Saya sebetulnya bukan pemburu barang antik, tapi rasanya senang kali waktu diajak Tante Tifah main-main ke Pasar Triwindu Solo. Pengin nostalgia menengok barang-barang lama. Kebetulan rumah Mbah Mul terletak di daerah Keraton Keprabon. Jaraknya dekat nian dengan pasar yang menjual barang-barang antik ini. Jalan kaki beberapa menit pun sampai.   
            Pukul dua belas siang, perut mulai keroncongan. Sebelum berangkat ke Pasar Triwindu Solo, saya dan Tante Tifah singgah ke Soto Triwindu. Ini malah lebih dekat lagi jaraknya dari rumah Mbah Mul. Persis di belakang rumah! Warung Soto Triwindu hadir tahun 1939. Usaha turun temurun hingga tiga generasi. Tempatnya sederhana. Hanya ada meja dan bangku biasa. Harga soto campur nasi per porsi Rp15 ribu aja. MURAAAH, apalagi jika dibandingkan dengan harga soto di Jakarta. Sotonya bening suegeeerrr. Togenya melimpah. Lomak! Tak heran kalok Soto Triwindu jadi idola segala usia.    

keraton-keprabon
Saya dan Tante Tifah bergaya dolooo sebelum jalan-jalan


soto-daging-triwindu
Soto daging Soto Triwindu Solo segeeerrrr!

Tip berburu barang antik

            Selesai makan siang, saya dan Tante Tifah melenggang cuci mata di Pasar Triwindu Solo. Pasarnya bersih! Segala lampu, alat penggiling kopi, koin, radio, patung, sampai sepeda motor zaman baheula ada di sana. Paling seru ketika saya jumpa mesin pembuat es serut jadul. Iiih ... pengin mekik kesenangan! Jadi ingat waktu kecik, saya dan Mama sering makan es campur di Pajak Petisah Medan. Alat pembuat es serutnya persis kayak gitu! Alamak bisa bernostalgia itu rasanya kok luar biasa. :))
            Meski tempo hari saya tak membeli barang antik, saya sempat bertanya-tanya kepada penjual tentang tip singkat membeli barang antik. Mari disimak!

1. perhatikan lokasi
            Sebaiknya Kawan CM tak membeli barang antik di lokasi yang kita sendiri belum paham. Saya mending cari aman, datang ke lokasi yang memang terkenal menjual barang-barang antik seperti di Pasar Triwindu Solo ini.
2. ajak kawan ke pasar antik
            Jangan bimbang jangan ragu mengajak kawan yang tinggal di dekat lokasi setempat untuk ke pasar barang antik. Lebih bagus lagi kalok kawan klen punya pengetahuan seputar barang antik yang dijual di sana. Nanti traktir semangkok soto daging di Soto Triwindu pun jadilah.
3. teliti sebelum membeli
            Sebelum membeli, boleh coba browsing semua info terkait barang antik yang hendak dibeli. Tanya-tanya ke kawan-kawan sesama kolektor. Tak semua barang di pasar ini berusia puluhan bahkan ratusan tahun. Perhatikan apakah barang antik yang klen incar banyak dijual atau tak. Kalok banyak, berarti itu bukan barang antik, melainkan barang yang direproduksi sama persis bentuknya. Namanya barang antik ya LANGKA. Jadi jumlahnya tak mungkin banyak. Kalok teliti dan beruntung, klen bisa mendapatkan barang yang benar-benar antik di sana.    
4. wawancara pedagang barang antik
            Tak usah membayangkan wawancara yang aneh-aneh. LOL. Pedagang barang antik yang sesungguhnya biasanya bisa menjawab tentang sejarah asal muasal barang antik yang dia jual. Ini jadi poin tambah (atau poin utama?) kita ketika membeli barang antik.
5. jangan takut menawar
            Menawar halal kok hukumnya, tapi jangan terlalu Afgan alias sadis. Bandingkan harga di pasar barang antik dengan harga hasil browsing atau info harga dari sesama kolektor. Jadi bukan sembarangan menawar.








Sedihnya, beberapa minggu lalu Mbah Mul wafat. Innalillahi wa innailaihi rooji'uun. Sekarang rumah di Solo kosong. Anak-anak Mbah Mul tinggal di Jakarta semua. Meski Mbah Mul udah tak ada, kapan-kapan kami akan main ke Solo lagi. Kalok tak menginap di rumah Mbah Mul, mungkin kami akan menginap di hotel.
Di mana booking hotel di Solo? Saya pastilah maunya menginap di hotel yang murah dan bersih haha! *Omak irit* Info hotel terbaik bisa dicek di Pegipegi! Pegipegi adalah perusahaan yang melayani booking hotel, tiket pesawat, dan tiket kereta api melalui web situs. Tersedia pula aplikasi gratis di Android dan iOS. Booking hotel di Pegipegi mudah bisa kapan aja di mana aja. Pilihan harga, bintang hotel, lokasi, fasilitas, dll semua ada. Berbagai penawaran menarik akan kita dapat kalau menjadi member. Saran awak, meski sudah booking hotel via online, tetap telepon pihak hotel sebelum berangkat. Just make sure nama kita sudah tercatat di sana, yo.
Oiya, sebaiknya Kawan CM tak datang ke Pasar Triwindu Solo pada hari Minggu karena banyak toko yang tutup. Cemana, klen senang berburu barang antik? Klen pernah ke pasar barang antik mana aja? Yok, share di sini! Jangan lupa cobain sotonyaaa! [] Haya Aliya Zaki  

Mungkin sebagian besar pembaca blog Cerita Melalak sudah pernah mendengar tentang Madame Tussauds, museum lilin yang terkenal-nal-nal-nal. Di sinilah tempat ratusan patung lilin tokoh dari berbagai belahan dunia berada. Sekilas info, museum lilin ini didirikan oleh pematung lilin bernama Madame Anna Maria “Marie” Tussaud, seorang seniman yang lahir di Perancis lebih dari dua abad lalu. Madame Tussauds pertama kali hadir di London, Inggris. Hingga kini, cabangnya sudah tersebar di 24 kota di berbagai negara di dunia.
Saya paling mupeng jumpa patung lilin Michael Jackson (sejak SD saya menyanyikan lagu-lagunya), Johnny Depp, dan Jackie Chan. Mereka punya talenta keren di bidangnya masing-masing.
Selain itu, saya punya misi lain datang ke Madame Tussauds. Madame Tussauds merupakan tempat yang cocok untuk mengenalkan aneka tokoh dunia dan jasa-jasa mereka kepada anak-anak.
Waktu saya ceritakan tentang Madame Tussauds, anak-anak sama antusiasnya. “Aku pengin jumpa Ariana Grande, Mi!” seru Shafiyya. *jiaaa* Sulthan tak sabar pengin jumpa Thor. Faruq? “Siapa pun jadilah, Mi!” katanya ketawa.  
Pucuk dicinta nasi ulam pun tiba. Bulan Agustus 2018 lalu kami punya rezeki liburan ke Singapura dan alhamdulillah ada Madame Tussauds kan di sana. #Okesip, Madame Tussauds Singapore here we go!
Madame Tussauds Singapore resmi hadir pada tahun 2014 dan merupakan cabang Madame Tussauds yang ketujuh. Pas hari H, pukul 16.00 kami naik Singapore Cable Car dan turun di Imbiah Lookout Station. Jalan kaki sikit, sampai di Madame Tussauds Singapore. Hmmm, honestly, penampakan bangunan putih Madame Tussauds dari luar agak di bawah ekspektasi saya. Kurang fancy, secara di dalamnya berkumpul jamaah patung lilin orang top. Tapi, justru inilah yang membuat rasa penasaran saya bertambah. Macam manakah isi di dalam gedungnya??? Jeng jeng jeng. 

pintu-masuk

Madame Tussauds Singapore


Online ticket ditukar dengan tiket fisik

Btw, saya sengaja membeli tiket paket Madame Tussauds + IOS LIVE + Boat Ride + Marvel 4D. Anak-anak ngefans sama karakter di Marvel Universe. So, I hope, they can have more fun there!
Sebelum masuk ke lokasi Madame Tussauds, kami melihat-lihat Images of Singapore LIVE (IOS LIVE). IOS LIVE adalah galeri interaktif tentang sejarah Singapura. Bisa disebut museum, tapi formatnya menarik. Banyak diorama bersetting jadoel. Terus, kami naik perahu (boat ride) sebentar. Cuci mata kanan kiri memantau replika pemandangan Singapura. Selesai melihat-lihat IOS LIVE dan ikut boat ride, kami masuk ke lokasi Madame Tussauds. Terakhir nonton Marvel 4D. Fyi, IOS LIVE, boat ride, lokasi Madame Tussauds, dan nonton Marvel 4D itu di dalam satu gedung putih itu.  
Di postingan ini saya akan bercerita tentang pengalaman main ke Madame Tussauds saja, oke. Begitu masuk, saya langsung jumpa patung lilin Pak Presiden Soekarno. Terharuuu! Patung lilin beliau ditempatkan paling depan. Cepat-cepat saya bergaya dan minta suami motret. Ingat dahulu kala, abah saya sering cerita tentang presiden Indonesia yang pertama ini hihi. Pidato-pidatonya selalu membakar semangat!
Entah kenapa jantung dag dig dug der saat bersirobok mata dengan macam-macam patung lilin di sana. Cieee. Berasa ketemu orangnya asli. Soalnya, MIRIIIP … nian, Saudara-saudara! Gurat wajah, anak rambut, garis tangan, semua!
You know what, saking senang dan keponya, saya berdiri luaaama di depan patung lilin Michael Jackson, memperhatikan setiap detail penampilannya bahkan meraba fisiknya dengan perasaan takjub!
Kami sekeluarga menyerbu patung lilin tokoh dunia dengan riang gembira. Berfoto dengan para pesohor seperti presiden, pejuang kemanusiaan, artis, atlet, dll, belum pernah semudah ini! Ada Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew, Mahatma Gandhi, Barack Obama, David Beckham, Oprah Winfrey, Brad Pitt, Michael Jackson (YASSS!!!), Johnny Depp (YASSS YASSS YASSS!!!), Nicole Kidman (ternyata tinggi nian!), dan maaasih banyak lagi! Eh, ada Pak Presiden Jokowi jugak! Bintang-bintang K-Pop jugak! Senangnya, disediakan tablet yang bisa kita swipe swipe untuk membaca kisah hidup tokoh.    
Zona yang agak creepy itu waktu melewati patung lilin Madame Tussauds sedang membungkus kepala orang yang berdarah-darah. Hiiiy! Info dari Wikipedia, selama Revolusi Perancis, Madame Tussaud membuat penutup wajah jenazah dari para tokoh yang menjadi korban perang. Dia rela mencari kepala-kepala yang terputus di tengah timbunan jenazah supaya bisa menyelesaikan membuat penutup wajah jenazah dengan sempurna.  

Silakan dimulai pidatonya, Pak *sikut*

*salim*


oprah-winfrey
Maaf Kak Oprah, sekali nanya bayar cepek, yo


arnold
Nak, kamu tahu yang di sebelahmu itu siapa, kan?


bruce-lee
Suami udah cocok jadi figuran belom?

jokowi
Kerja kerja kerja!

leonardo-di-caprio
You jump, I don't wanna jump *TItanic salah skrip*

Thor
Boleh pinjam palu-nya?

johnny-depp
Pangkas yok udah gondrong


elvis-presley
Love me tender ....


Asyik sarapan bareng

tom-cruise
Ternyata bukan mission impossible untuk jumpa sama abang satu ini


Tak ada Ariana Grande, Taylor Swift pun jadi

jackie-chan
Huaaa ... cuma ada cap tangannya! :((

jacko
Maafkan kenorakan Ummi


Bisa baca histori tokoh di sini tinggal swipe swipe

madame-tussauds
Creepyyy

      Tip berfoto di Madame Tussauds: pakai baju yang eye catchy dan … bersolek (dandan)! *biar tak kebanting kali awak sama patung lilin yang cantik + ganteng di sana* LOL 


Tahukah kalian?
            Bergaya sudah, foto-foto sudah, tentu tak lengkap rasanya kalok awak tak paham cemana seluk beluk patung lilin dibuat. Berikut saya rangkum infonya berdasarkan penjelasan yang saya dapat langsung dari Madame Tussauds Singapore. Lanjooottt! 

Pewarnaan
            Tim Madame Tussauds membutuhkan waktu sekitar 2 hari lebih untuk mewarnai bagian kepala saja. Bagian wajah diwarnai pakai cat minyak supaya kulit wajah tampak bercahaya dan mendekati aslinya. Ada sekitar 20 warna palet dipakai untuk mengkreasikan skin tones patung lilin, lho. Pastinya cukup rumit. Warna kulit manusia kan bukan cuma hitam dan putih. Ciri khusus seperti freckles dan wrinkles tak ketinggalan dilukis, jika ada. Tato dibuat secermat mungkin dengan hand painted, bukan asal cetak. 

michael-jackson
Lihat kulitnya!

Penanaman rambut
            Jarum khusus untuk menanam rambut (termasuk alis mata) di kepala patung lilin, namanya forked needle. Sila di-googling, bentuknya jarum garpu gitu. Penanaman rambut selesai sekitar hampir 6 hari. Setelah itu, rambut dicuci, dipotong, dan diatur modelnya. Saya kurang tahu bahan rambutnya, apakah rambut asli atau artifisial. Oiya, rambut patung lilin rutin dikeramas biar tak bauk apak, persis rambut kitalah kudu rutin dikeramas. Tapi, kalok rambut patung lilin ketombean, kutuan, atau eksim kayaknya impossible.        
Pengerjaan kepala patung lilin seperti pewarnaan kulit, pembuatan freckles wrinkles, penanaman rambut, dll, memakan waktu total 5 minggu.

Pembuatan mata dan gigi
            Mata dibuat dari bahan resin akrilik. Every tiny detail is duplicated! Iris mata (bagian mata yang memiliki pigmen warna) dicat dengan cat gouache (baca: gwosh). Cat gouache berbeda dengan cat air biasa, semacam campuran antara cat air dan kapur. Teksturnya jauh lebih tebal daripada cat air. Pembuluh darah mata (di bagian putih mata) dibuat dari benang sutera halus. Pengerjaan sepasang mata butuh waktu sekitar setengah hari lebih. Sementara itu, gigi dibuat dari bahan dental akrilik. Pengerjaan gigi (dan pewarnaannya) butuh waktu sekitar satu hari lebih.   

jacko
Mirip!
  
Pemilihan wardrobe
Sebagian besar tokoh menyumbangkan pakaian pribadi mereka untuk dikenakan oleh patung lilin mereka sendiri. Kalok pakaian tak tersedia, tim Madame Tussauds akan riset mencari wardrobe yang betul-betul mirip dan otentik untuk dikenakan patung lilin. Jadi, pemilihan wardrobe pun harus hati-hati, yo. Wardrobe patung lilin tokoh A di Madame Tussauds Singapore dan di Madame Tussauds di negara lain, misalnya, bisa saja berbeda dari sisi bentuk, motif, dan warna.   
Sayangnya, patung lilin Jackie Chan tak adooo huhuhu. Awak hanya bisa melihat telapak tangannya saja. Why oh why? Kabarnya patung lilin Jackie Chan sedang dalam maintenance. Meanwhile, ada zona khusus didedikasikan untuk banyak bintang film Bollywood acha acha acha. Patung lilin bintang film India nan fenomenal Kuch Kuch Hota Hai, Shah Rukh Khan dan Kajol langsung tertangkap mata saya! Psssttt, jangan bilang-bilang, saya lupa berfoto sama Pak Lee Kuan Yew. Jalan-jalan ke Madame Tussauds Singapore, eh, malah lupa fotoan sama tokoh dari Singapura. Mudah-mudahan awak tak dikutuak jadi batu.   
  
Kajol
Tinggi hampir sama, tapiii tapiii ... ah, entahlah ....

Pfiuuuh … sekarang kebayang betapa luar biasanya pekerjaan tim Madame Tussauds! Terima kasih, Madame! Museum lilin yang dikau bangun jadi hiburan dan sumber ilmu pengetahuan. Anak-anak senang bergaya dan mencari tahu di balik cerita para tokoh di sana. Jasa-jasa para tokoh dunia sumber inspirasi mereka. Next pleeeease adain patung lilin Pak B. J. Habibie dan Jackie Chan, idola saya! “Jangan lupa, Ariana Grande jugak, Mi!” rikues Shafiyya. *halah halah halah anak siapa ini*

oscar
Selesai foto-foto, kita bisa beli oleh-oleh ini di tokonya

Semoga kelak Madame Tussauds hadir di Indonesia. Setuju? Btw, apakah Kawan CM pernah main ke Madame Tussauds? Kalok punya kesempatan main ke sana, klen paling pengin jumpa patung lilin siapa dan kenapa? Share, yok! [] Haya Aliya Zaki 


Madame Tussauds Singapore

Lokasi: 40 Imbiah Rd, Imbiah Lookout, Singapura

Jam buka: pukul 10.00-19.30

 Harga tiket online (harga tiket dewasa dan anak-anak sama)

- Madame Tussauds + IOS LIVE + Boat Ride =
Rp202.150,00 per orang

- Madame Tussauds + IOS LIVE + Boat Ride + Marvel 4D =
Rp258.437,00 per orang 



          Sejak lama saya mengagumi karya-karya Aris Nugraha, Kawan CM. Beliau menjadi man behind the scene sejumlah sinetron jadoel sukses seperti Bajaj Bajuri, Kejar Kusnadi, dan Radio Repot. Senang kali rasanya waktu jumpa beliau pertama kali di acara temu ilustrator dan penulis di Hotel Papandayan, Bandung, tahun 2006. Aris Nugraha salah satu narsum di acara tersebut. Liputannya bisa klen baca di postingan Kreativitas, Jangan Pernah Mati!, yo. Kalimat beliau di forum yang masih saya ingat sampai sekarang, “Jenderal Sudirman yang saat itu sakit TBC saja, tetap semangat berperang. Klen yang sehat, masa malas-malasan menulis?” JEDEEERRR!
            Pada tahun 2015, karya Aris Nugraha kembali menggebrak dunia pertelevisian. Sinetron komedi Preman Pensiun yang tayang di RCTI setiap sore, begitu digandrungi. Sinetron yang menghadirkan warna warni kehidupan masyarakat Jawa Barat khususnya kaum preman di jalanan, pasar, dan terminal. Tokoh-tokohnya berkarakter kuat, sebutlah Kang Bahar (alm. Didi Petet), Kang Muslihat/Kang Mus (Epy Kusnandar), dan Bos Jamal (Ikang Sulung). Kebayang cemana riset karakternya. Alur ceritanya tampil apa adanya tak heboh dibuat-buat macam sinetron kekinian, namun amat sangat menggigit! Suami saya betah nian menonton sampai selesai komplet 120 episode beserta seluruh tayangan ulangnya di teve. :)))) 
Nah, fyi, tanggal 17 Januari 2019 lalu hadir film Preman Pensiun! Film yang disutradarai tak lain dan tak bukan dialah Aris Nugraha (sekaligus penulis skenario) ini merupakan kelanjutan dari sinetron Preman Pensiun. Tentu dengan sinematografi yang lebih keren. Yap, di film Preman Pensiun, para preman betul-betul sudah pensiun jadi preman. Kang Mus berdagang kicimpring, Dikdik (Andra Manihot) jualan jaket, Bohim (Kristiano Purwo) buka bisnis sablon, Kang Gobang (M. Jamasari) beternak ikan lele, Murad-Pipit (Deny Firdaus-Ica Naga) duo satpam pusat perbelanjaan, dll.

 



Alkisah sepeninggal Kang Bahar, Kang Mus memikul tanggung jawab sebagai pewaris Kang Bahar. Bukan perkara mudah. Berbagai masalah antara anak buah maupun mantan anak buah muncul di depan hidungnya dan semua butuh solusi.
Suatu ketika, terjadi peristiwa pengeroyokan di Pasar Baru. Kang Mus segera meminta Ujang (Fajar Hidayatullah), anak buahnya, untuk mencari tahu. Peristiwa pengeroyokan ini bukan pengeroyokan biasa. Korbannya adalah Dayat, adik ipar Kang Gobang. Masalah semakin runyam setelah Dayat akhirnya tewas. Kang Gobang gigih mengejar pembunuh Dayat. Semua mantan preman dikumpulkan. Eng ing eng ... penonton pun dibuat ternganga saat mengetahui siapa dalang di balik peristiwa pengeroyokan Dayat, Saudara-saudara!
 Pastinya pembunuhan bukan kasus sepele. Seumur-umur jadi preman, Kang Mus belum pernah membunuh orang! Kenapa pulak setelah Kang Bahar tiada, dia harus menghadapi kasus seperti ini? Kepalanya serasa remuk. Kang Mus terisak di hadapan Kinanti (Tya Arifin), anak bungsu Kang Bahar. Kata-kata Kang Bahar kembali terngiang di telinganya.
“Setiap pertanyaan harus terjawab di kamu. Setiap persoalan harus selesai di kamu.” – Kang Bahar
Apa pun yang terjadi, kasus pembunuhan Dayat harus tuntas, itu tekad Kang Mus, apalagi mereka semua akan memperingati 1000 hari wafatnya Kang Bahar. Pertanyaannya, mampukah dia?
Cerita film Preman Pensiun ditaburi bumbu menarik di sana sini. Problematika kisah cinta Eneng (Safira Maharani), anak tunggal Kang Mus. Tingkah Mang Uu yang selalu menjawab omongan kawannya dengan kalimat pendek berbahasa Inggris seperti, "Oh my God!", "Thank you.", "No problem.". Dan, ofkors, kelakuan lawak Murad-Pipit! Ketawa sakit perut setiap nonton adegan copot helm. Belum lagi nonton ekspresi Pipit pas ngeliatin lama muka pacar Eneng. LOL! 

murad-pipit
Satu paket :))))

Akting Epy Kusnandar sebagai Kang Mus is totally great! Akting bangun tidur, akting galak, akting menangis, semua natural. SEMPURNA! Yok, rame-rame kita belajar sama Kang Mus walaupun berbadan mungil, doi disegani oleh anak buah maupun mantan anak buah hihi.
Satu pesan moral paling berharga yang saya petik dari film Preman Pensiun, segelo-gelonya para preman di luar sana, di rumah mereka tetap hormat sama orangtua dan sayang istri.  
Kabarnya, film Preman Pensiun melibatkan preman sungguhan. Sayangnya, Bos Jamal dan Kang Komar (Mat Drajat), dua karakter menonjol dalam sinetron Preman Pensiun, urung muncul di film. Meski begitu, absennya dua pemain ini tak mengurangi greget cerita. Lucu, menegangkan, haru, semua jadi satu! Ih, beneran, tak nyangka awak kalok film Preman Pensiun bisa bikin mata berkaca-kaca! Entah siapa yang narok bawang merah di bioskoplah. Nama Aris Nugraha memang jaminan mutu. Kayaknya bakal ada sekuelnya ini. Asli penasaran! Sekadar info, rating film 13+. Dua adegan baku hantam sesama preman agak kurang nyaman ditonton anak kecik. 



         So, Kawan CM terutama penggemar sinetron Preman Pensiun, wajib nonton film Preman Pensiun di bioskop, film komedi tribute to alm. Didi Petet. Dengan menonton film ini, berarti klen turut memberikan penghormatan kepada legenda dunia perfilman Indonesia, alm. Didi Petet.           
Cerita Melalak kasih apresiasi 4 dari 5 bintang. [] Haya Aliya Zaki