Umrohnesia, Solusi Beribadah Umroh yang Aman dan Nyaman


Sepertinya masih lekat dalam ingatan kita kasus heboh biro travel umroh First Travel beberapa bulan lalu. Pemiliknya, Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan, diciduk karena menggelapkan uang jamaah sejumlah triliunan rupiah. Bertahun-tahun jamaah menunggu untuk diberangkatkan, tapi hasilnya NOL! Geram kali awak membaca beritanya, Kawan CM. Uang jamaah dipakai untuk foya-foya tralala; bergaya sama barang-barang mewah, membeli rumah bak istana, jalan-jalan ke Eropa, dll. Setelah First Travel, satu per satu kasus lain terkuak, termasuk kasus Abu Tours, biro travel umroh besar yang berpusat di Makassar. Puluhan ribu jamaah menjadi korban.   
Meskipun 87% penduduk Indonesia beragama Islam, yang mendaftar haji baru 10% saja. Mungkin karena biayanya tinggi dan waktu tunggunya lama. Jadi, orang-orang lebih memilih melaksanakan ibadah umroh terlebih dahulu. Fyi, Indonesia termasuk negara dengan jamaah umroh terbesar nomor 2 di dunia (nomor 1 Pakistan).
Sedihnya, kondisi ini jadi semacam kesempatan dalam kesempitan bagi oknum pemilik biro travel umroh. Kasihan jamaah yang telantar. Mereka menangis, stres, sampai jatuh sakit, bahkan meninggal. Bayangkan, belasan tahun mereka menabung agar bisa berangkat umroh. Kenyataannya jauh panggang dari api. Persoalan ini menjadi persoalan kita bersama. Biro travel umroh yang amanah ikut terkena imbasnya. Lebih parah lagi, pihak nonmuslim memandang sinis kepada muslim.  

Umrohnesia


Tahun 2017 jumlah jamaah umroh 875 ribu orang. Tahun 2018 tembus 1 juta orang. Satu juta jamaah dilayani oleh 897 biro travel umroh yang terdaftar resmi di Kementerian Agama RI.
Semua peristiwa ini menjadi latar belakang Bapak Kunto Purbono (CEO Umrohnesia) membidani lahirnya Umrohnesia, platform digital marketplace travel umroh online. Tagline: KLIK, BAYAR, BERANGKAT. Fyi, Umrohnesia bukan biro travel umroh dan tak punya izin memberangkatkan jamaah untuk umroh. Umrohnesia jugak tak menampung uang pembayaran dari jamaah. Jadi, jangan salah paham. 

Umrohnesia
Ceki-ceki Umrohnesia di ponsel

Kunto-Purbono
Bapak Kunto Purbono, CEO Umrohnesia



Pada tanggal 27 September 2018, Umrohnesia hadir sebagai solusi ibadah, di mana zaman sekarang orang-orang lebih senang berselancar di dunia maya daripada di dunia nyata. Tiga modul utama Umrohnesia, yakni Pencarian, Transaksi, dan Evaluasi. Pada Pencarian, jamaah akan dibantu memilih paket berangkat yang tepat sesuai kebutuhan. Pada Transaksi, jamaah akan mendapatkan kemudahan melakukan pembayaran. Ada sistem jaminan, pengawasan, dan garansi. Pada Evaluasi, jamaah bisa memberikan kritik dan pujian kepada biro travel umroh yang sudah dipakai. Kesimpulannyo, Umrohnesia mirip-miriplah dengan Traveloka dan Gojek. Insya Allah 30 biro travel umroh bakal kumpul di platform Umrohnesia pada akhir Oktober 2018.  
Satu lagi, modul Lelang. Perusahaan-perusahaan yang pengin memberangkatkan umroh karyawannya atau customernya dalam jumlah besar, tak perlu payah mencari biro travel umroh. Cukup pilih Lelang. Para biro travel umroh yang akan memberikan penawaran kepada perusahaan sesuai tanggal keberangkatan yang disepakati. 
Please be noted, Umrohnesia TAK menawarkan paket umroh murah. Keamanan dan kenyamanan jamaah menjadi faktor utama.

Bapak K.H. Muhammad Cholil Nafis, Lc., MA., Ph.D, dari MUI mendukung kehadiran Umrohnesia. Beliau mengatakan bahwa bisnis umroh sebaiknya ditangani oleh muslim. Jangan salah, Allah menyukai muslim yang kaya supaya bisa berderma. Orang kaya yang sederhana yo, bukan orang kaya yang foya-foya. Kalok bisnis umroh ditangani oleh muslim, nanti benefit bisnis digunakan untuk kepentingan dakwah. Aamiin!
Paling istimewa, acara launching Umrohnesia yang berlokasi di Hotel Alia Cikini Jakarta Pusat ini dihadiri oleh sastrawan besar sepanjang masa, Bapak drh. Taufiq Ismail. Puisi beliau Tuhan Sembilan Senti adalah puisi favorit saya. Tempo hari beliau membacakan puisi berjudul Mencari Sebuah Masjid yang ditulis di Jeddah pada tahun 1988. Menyentuh nian. Sayang, saya tak dapat kesempatan berfoto bersama. Mudah-mudahan lain kali saya beruntung.  

Arnita
Arnita, mahasiswi mualaf yang mendapat umroh gratis dari Umrohnesia

foto-bersama
Tim Umrohnesia


anak-yatim
Launching Umrohnesia mengundang anak yatim


Taufiq-Ismail
Bapak drh. Taufiq Ismail membacakan puisi Mencari Sebuah Masjid

Selamat buat Umrohnesia! Semoga bisa memfasilitasi umat yang pengin beribadah umroh dengan niat dan jalan yang lurus. Doakan supaya saya dan suami jadi umroh tahun depan. Insya Allah Umrohnesia pilihan yang tepat untuk mewujudkannya. KLIK, BAYAR, BERANGKAT! [] Haya Aliya Zaki

2 Comments "Umrohnesia, Solusi Beribadah Umroh yang Aman dan Nyaman "

  1. Semoga dengan kehadiran umrohnesua ini bisa membantu jamaah dan mengembalikan kepercayaan terhadap biro travel umroh ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Gak sabar nunggu 30 Oktober 2018.

      Delete

Jadilah golongan orang-orang beruntung, yakni orang-orang yang komen sesudah membaca. #eaaakkk