Lomaknyooo ... Durian Ucok Durian!


Kota Medan memang dikenal sebagai kota surga bagi para pecinta durian. Musim tak musim, durian selalu ada menggoda di sana. Salah satu tempat jualan durian yang paling dicari adalah Ucok Durian.
            Dulu Ucok Durian terletak di Jalan Iskandar Muda no. 75C–75D Medan. Beberapa tahun lalu, tempatnya masih sederhana, di pelataran parkir ruko. Sekarang? Ucok Durian pindah ke Jalan KH. Wahid Hasyim no. 30–32 Medan. Tempatnya jauh lebih luas dan bangunannya bertingkat. Di sudut-sudut bangunan terpancang beberapa banner brand terkemuka yang menjadi sponsor. Lampu-lampunya terang dan semarak. Kini Ucok Durian tak hanya menjual durian, tapi jugak aneka makanan olahan dari durian seperti pancake durian, es krim durian, durian beku, dll.
Dua puluh tahun lebih berjualan durian, Ucok Durian semakin sukses. Salut sama Bang Ucok. Beliau cuma lulusan SD, tapi jiwa entrepreneur-nya luar biasa. Orangnya gigih dan pantang menyerah. Saya melihat artikel aneka koran ibu kota yang memuat profil dirinya dipajang di dinding bangunan Ucok Durian.      
Ketika saya datang, suasana di Ucok Durian tampak ramai seperti biasa. Mobil dan bentor (becak motor) berjejer parkir. Puluhan pengunjung memadati tempat. Ada yang asyik bercakap sambil makan durian, ada pula yang ikut sibuk memilih durian.
            “Tempat ini tak pernah sepi. Pembelinya selain dari kota Medan sendiri, ada jugak yang dari luar kota seperti Jakarta, Surabaya, Semarang, Bali, bahkan dari luar negeri seperti Malaysia,” demikian kata Zainal Abidin, nama asli 'Bang Ucok' pemilik usaha Ucok Durian. Untuk memenuhi antusiasme pembeli, Ucok Durian dibuka 24 jam setiap hari dalam seminggu. 


Bang Ucok, pemilik usaha Ucok Durian

            Ke Medan kalok belum makan durian, rasanya ada yang kurang. Dan, katanya, durian yang paling lomak di Medan adalah durian Ucok Durian. Tak terhitung kalangan artis dan pejabat yang pernah menyambangi Ucok Durian, bahkan November tahun lalu Presiden Joko Widodo pun sempat menikmati lomaknya durian Ucok Durian. Apa sebetulnya yang membedakan durian Ucok Durian dengan durian di tempat lain?
          Pertama, kualitas durian. Daging durian Ucok Durian mengilap, tebal, dan empuk, bentuknya rapi bersusun macam kucing titun (kucing tidur–istilah Medan). Rasa durian terbagi tiga, yakni durian pahit, manis, dan legit (manisnya sedang). Bang Ucok dan para pegawainya yang bersarung tangan tebal tampak lincah memilih durian sesuai permintaan pembeli. Cukup dengan mencium aroma durian, mereka tahu apakah durian yang mereka pegang itu durian pahit, manis, atau legit.
“Durian yang pahit itu rasanya getir. Aromanya paling menusuk. Orang Medan biasanya suka durian pahit. Kandungan alkoholnya lebih kuat. Kalok pembeli dari kota lain sukanya durian manis atau legit,” jelas Bang Ucok yang keturunan Minang ini. Btw, saya pribadi paling senang durian pahit. Mungkin karena saya asli orang Medan haha. Suami dan anak-anak senang durian manis dan legit.
            Setiap hari Bang Ucok bersama beberapa pegawainya pergi ke berbagai daerah, di antaranya Sidikalang, Sibolga, dan Pematang Siantar, untuk mengambil sekitar 6000 buah durian. Durian yang kualitasnya paling top itu durian asal Sidikalang, menurut Bang Ucok.

Durian Ucok Durian

Kedua, harga. Harga durian di Ucok Durian relatif lebih murah. Kalok lagi musim, yakni bulan Desember dan Januari, harga durian Rp25 ribu saja per buah. Kalok sedang tak musim, harga naik menjadi Rp40 ribu per buah. Seandainya durian yang sudah dibuka tak sesuai rasanya dengan selera pembeli, Ucok Durian akan menggantinya. Gratis! Selain dimakan di tempat, durian bisa dibawa pulang untuk dijadikan oleh-oleh khas Medan. Butir-butir durian dimasukkan ke wadah plastik berbagai ukuran (disesuaikan dengan jumlah butir durian).

Huaaa ... fixed harus segera liburan ke Medan!            
           Lebaran bulan Juni nanti cocok nian pulang kampung sekalian liburan naik pesawat dan menginap di hotel bareng keponakan. Sekali-sekali coba suasana barulah, masa menginap di tempat Mama terus. Nah, giliran hunting tiket pesawat dan hotel ini yang bikin mumet. Di A harga tiket pesawat lebih murah, tapi harga hotelnya lebih mahal. Di B harga hotelnya lebih murah, tapi harga tiket pesawatnya lebih mahal.
Hmmm, kenapa awak tak coba ke Traveloka aja, yo? Cek, ah, apa ada yang baru di fitur aplikasinya. Biasanya saya hobi cek poin. Siapa tahu cukup untuk di-redeem haha. Selama ini saya pilih Traveloka karena cukup mudah memesan tiket pesawat atau booking hotel via aplikasi. Contohnya liburan ke Bali bulan April tahun lalu. Saya booking hotel via aplikasi Traveloka.
Transaksi di Traveloka aman dengan banyak macam metode pembayaran, dari transfer ATM sampai kartu kredit. Transaksi kartu kredit di Traveloka sepenuhnya dilindungi oleh Secure Socket Layer dari teknologi resmi RapidSSL (Verisign Group). Setelah maksimal 1 jam selesai bayaran, saya akan mendapatkan konfirmasi instan dan e-ticket via email. Jika dalam waktu 1 jam klen belum menerima e-ticket, sila hubungi customer service. Jujur, ini tak pernah kejadian sama saya, semoga sama klen pun tidak. Biasanya lancar jaya aja kok.        
Oke, setelah cek via aplikasi Traveloka, saya nemu fitur Flight + Hotel. Rupanya Traveloka membuka pemesanan tiket pesawat dan hotel dalam 1 paket! Saya tinggal memasukkan destinasi, tanggal berangkat + menginap, dan jumlah anggota keluarga yang bakal diajak. Nanti akan keluar pilihan maskapai, waktu penerbangan, dan aneka hotel yang sesuai. Ternyata, memilih paket tiket pesawat + hotel Traveloka ini lebih mudah dan menghemat waktu! Amboooiii, kurang paten apa itu? Kita tak perlu lagi repot-repot memesan tiket dan hotel secara terpisah. Sekarang saya mau mengecek harganya. 
Pesan paket tiket pesawat + hotel Traveloka = Rp5.993.446,00.
Pesan terpisah tiket pesawat dan hotel = Rp6.851.536,00.
Selisih Rp858.090,00 atau sekitar 12,52% lebih murah.





 See, it is cheaper to book together too! Pesan paket tiket pesawat + hotel Traveloka lebih hemat. Hematnya bisa sampai 20% tanpa kode promo apa pun. Selisih hampir Rp800 ribuan tadi lumayan kalilah bisa dipakai untuk pesta durian di Ucok Durian sama keluarga besar sampai puas!
            Kawan CM pengin melalak ke Medan atau ke mana dalam waktu dekat? Cobain fitur Flight + Hotel di Traveloka. Terus, kalok udah sampai Medan, jangan lupa singgah ke Ucok Durian, yo. :)) [] Haya Aliya Zaki

8 Comments "Lomaknyooo ... Durian Ucok Durian!"

  1. Durian Medan memang mantab, Kak. Nggak ada tandingannya. Cusslah, kapan2 ke Medan bareng Traveloka

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku sering pake Traveloka, lumayan dapat promo. Cuss ke Medan. :D

      Delete
  2. Nggak suka durian selain yang diolah, tapi lihat para pencinta durian itu menyenangkan. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kapan-kapan cobain bolu gulung durian dari Durian House, Fifah. Lomak nian.

      Delete
  3. Di Bogor pun nama Durian Ucok mulai terkenal. Kalau tidak salah sudah ada beberapa gerai yg menawarkannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, itu aku kurang tahu. Duriannya asli Bang Ucok punya atau bukan, ya.

      Delete
  4. Ucok durian, begitu terkenal yah mbak. Aku sebenarnya penikmat durian mbak,tapiii....ada buah yang rasanya mampu ngalahin durian lho mbak (masih satu family sama durian sih) cek ke post aku yah mbak (aku posting disana kok buahnya). Salam...

    ReplyDelete

Jadilah golongan orang-orang beruntung, yakni orang-orang yang komen sesudah membaca. #eaaakkk