Kalok bicara ramen, masih kebayang di kepala saya pedihnya gagal berjumpa ramen halal di Jepang bulan Januari lalu. Awak mengincar satu resto ramen halal berdasarkan hasil googling, eh, ternyata waktu didatangi, hasilnya nihil! Mungkin restonya udah tutup atau cemana. Seharian capek melalak, akhirnya kami balik ke apartemen dengan tangan hampa. Terpaksa makan malam kembali ke selera asal alias menyantap mi instan yang dibawa dari rumah haha. 
Mungkin Kawan CM bertanya, kenapa saya kebelet kali pengin makan ramen Jepang? Kenapa? Kenapa? Kenapaaah? Soalnya, ramen Jepang terkenal enak! Kualitas tepung terigunya paling baik dan yang pasti, resepnya maknyus. Hebatnya hampir setiap daerah di Jepang punya variasi ramennya sendiri. Ada ramen tonkotsu di Kyushu, ramen miso di Hokkaido, dll.
Nah, baru-baru ini saya kenalan sama empat varian MICHIYO Ramen. Yay! Jadi jugak awak makan ramen ceritanya ini, yo.
Harap dicatat, MICHIYO Ramen bukan mi instan. Ramen ini adalah ramen premium Jepang yang fresh dibuat dari bahan pati kentang, bukan tepung terigu biasa. Hotel dan restoran ternama sering memakai pati kentang untuk resep masakan mereka. Psssttt ... barusan saya sebut ramen Jepang, kan? Berarti apa? Berarti, ramennya dijamin enak! 
Proses pembuatan MICHIYO Ramen menggunakan teknologi tinggi, steril, dan higienis. Ramen ini diklaim sebagai produk FREE TRANS FAT karena tak melalui proses penggorengan. Seperti yang kita tahu, trans fat (asam lemak trans) sifatnya meningkatkan “kolesterol jahat” dan menurunkan “kolesterol baik” di dalam tubuh. Nah, kapan lagi kita bisa makan mi tanpa merasa bersalah yang teramat sangat haha. Bebas pengawet pulak!

Hal lain yang membuat MICHIYO Ramen spesial adalah kelengkapan topping daging dan sayuran aslinya!

4 varian MICHIYO Ramen

Halal, tanpa pengawet, dan zero trans fat

Ramen dari bahan pati kentang



1. MICHIYO Ramen Chicken Mushroom
            Di dalam kemasan MICHIYO Ramen Chicken Mushroom ada ramen, chili powder, seasoning powder, seasoning oil, dan dry vegetables. Pasta berisi daging ayam dan jamur dalam saus gurih. 



MICHIYO Ramen Chicken Mushroom

2. MICHIYO Ramen Beef Teriyaki
Di dalam kemasan MICHIYO Ramen Beef Teriyaki ada ramen, chili powder, seasoning powder, soy sauce, seasoning oil, dan sesame and seaweed. Pasta berisi daging sapi yang direndam dalam saus teriyaki. Rasa daging sapinya asam manis. 



MICHIYO Ramen Beef Teriyaki


3. MICHIYO Ramen Chicken Teriyaki
Di dalam kemasan MICHIYO Ramen Beef Teriyaki ada ramen, chili powder, seasoning powder, soy sauce, seasoning oil, dan sesame and seaweed. Pasta berisi daging ayam yang direndam dalam saus teriyaki. Rasa daging ayamnya asam manis.
Menurut mata batin saya (((MATA BATIN))), bumbu-bumbu Beef Teriyaki sama persis dengan Chicken Teriyaki. Bedanya, yang satu daging sapi, yang satu daging ayam. Daging sapi berasa ada gurat-guratnya, sementara daging ayam lebih empuk. 



MICHIYO Ramen Chicken Teriyaki

4. MICHIYO Ramen Beef Bolognese
Berbeda dengan varian ramen di atas, di dalam kemasan MICHIYO Ramen Beef Bolognese tak ada bumbu macam-macam selain keju bubuk dan pasta berisi daging sapi bolognese. Baru kali ini saya mencicipi ramen beef bolognese. Biasanya beef bolognese jadi topping spageti, ya? Sulthan sempat bingung dan nanya, “Ummi, yang ini spageti?”
Varian beef bolognese dibuat oleh tim MICHIYO Ramen karena antusiasme pencinta kuliner terhadap topping ini. Rasa daging sapi cincangnya begitu menggoda dan rasanya semakin sempurna ketika dicampur dengan bubuk keju yang terdapat di dalam kemasan. Yum!



MICHIYO Ramen Beef Bolognese


          Lalu, mana varian MICHIYO Ramen favorit kami?
Actually, semua varian MICHIYO Ramen enak! Sebelum makan MICHIYO Ramen, saya mencicipi ramen (kemasan) merek lain untuk membandingkan. Rasa ramen merek lain mirip mi instan biasa, beda jauh dengan MICHIYO Ramen. Tekstur ramen MICHIYO Ramen lebih halus, kenyal, dan padat karena dibuat dari pati kentang itu tadi. Bentuknya panjang-pajang sekilas mirip spageti. Daging sapi atau  daging ayamnya banyak dan mantap, bukan fatamorgana. Saya hanya menambahkan telur rebus karena kami terbiasa makan mi pakai telur. Anak-anak bisa ikut makan meskipun sudah ditambahkan chili powder. Kalok klen penggemar pedas, silakan ceprat ceprot saus cabe sendiri.  Satu porsi MICHIYO Ramen kenyangnya to the point!
Tapi, tapiii, kalok diminta memilih, kami akan memilih MICHIYO Ramen Beef Teriyaki dan Chicken Teriyaki jadi ramen favorit. Mungkin karena kami manis dan senang sama yang manis-manis. *ditokok orang sekelurahan*
MICHIYO Ramen sudah mendapatkan sertifikat HALAL dari MUI dan memiliki nomor POM. Halal di sini bukan cuma ramen dan toppingnya yang tak mengandung babi, melainkan halal di semua faktor yang terlibat, dari proses pembuatan sampai kondisi lingkungan pabrik betul-betul dijaga sesuai syariat Islam. Selain halal, ramen ini tak mengandung bahan-bahan berbahaya bagi tubuh seperti boraks atau formalin.   

Hadiah buat Sulthan karena nemenin omaknya masak MICHIYO Ramen di dapur


Berapa harga MICHIYO Ramen?
            Harga MICHIYO Ramen Rp100 ribu per paket (isi empat bungkus). Semua ramen tanpa kuah. Harganya memang lebih mahal karena isi MICHIYO Ramen bukan cuma mi dan bumbu mainstream. Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, ramennya enak karena dari pati kentang, topping dagingnya mantap dan banyak, bukan fatamorgana. Komplet! Sementara baru dijual online di Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak. Supermarket menyusul, insya Allah. Jangan lupa intip-intip Instagram MICHIYO Ramen.
Alhamdulillah, MICHIYO Ramen mampu mengobati kekecewaan saya yang gagal makan ramen halal di Jepang. Sekarang kalok pengin makan ramen di mana aja dan kapan aja bisa, no need jauh-jauh datang ke resto, konon pulak mesti ke Jepang sana. Berat di ongkos Inaaang haha!
Kawan CM sudah mencoba MICHIYO Ramen? Klen paling suka varian apa? [] Haya Aliya Zaki
Disclaimer: meski MICHIYO Ramen diklaim sebagai produk free trans fat, usahakan untuk mengonsumsinya secara proporsional, ya! :)

Sebagai seseorang yang pernah beberapa kali ke Lampung, tapi tak pernah raun-raun ke tempat wisata di Lampung, pasti rasanya senang kali waktu pertengahan April lalu diajak kerja sambil raun-raun oleh Indosat Ooredoo haha. Iya, saya pernah beberapa kali ke Lampung, tapi hanya untuk mengantar saudara menikah atau hajatan lain. Setelah itu, balik pulang gerak. Kacian. 
Di Lampung, saya dan kawan-kawan blogger menginap dua malam di Sheraton Lampung Hotel. Nah, ceritanya saya mau mencoba menulis review singkat tentang hotel yang berdiri sejak tahun 1990 ini. Mudah-mudahan tak capek yo udah berdiri selama itu. Jangan mau kalah sama Nyonya Meneer yang berdiri sejak tahun 1919. Halah.
Sheraton Lampung Hotel merupakan hotel berbintang empat yang berada di bawah naungan jaringan hotel internasional, Starwood Hotels & Resorts Worldwide, Inc. Hotel tua, waktu kami datang sedang dilakukan beberapa renovasi. Semoga sekarang renovasinya sudah selesai dan hotel jadi lebih bersih. Lokasinya strategis, persis di jantung Kota Bandarlampung. Kira-kira cuma beberapa menit ke Kartini Mall dan Museum Lampung. Cocok buat Kawan CM yang pengin belanja dan wisata ke museum yang dekat-dekat hotel.
Saya sekamar dengan Lidya (fitrian.net) di lantai tiga. Kamar kami besar. Kalok bawa anak kicik, bisalah anak lari-lari sikit di dalam kamar. Kasurnya empuk. Bantalnya empat. Btw, balkon kamar kami menghadap pemandangan kolam renang. Senangnya yay! Total ada 110 kamar di sini, lengkap dengan balkon pribadi. Masing-masing kamar punya AC, televisi LCD 32 inci dan teve kabel berlangganan, kulkas mini, air mineral botolan, teko untuk menyeduh air ngopi dan ngeteh syantiek di kamar. Tersedia wifi, tapi maaf saya kurang tahu apakah koneksinya lancar atau lelet. Selama di hotel saya selalu pakai jaringan internet dari provider kesayangan haha. Kelengkapan toiletries saya lupa. *reviewer macam apa ini?!* Varian makanan sarapan tak begitu banyak dibandingkan hotel berbintang empat lain dan rasa standar. Ada nasi goreng, mi goreng, sosis, omelete, cake, buah-buahan, dll. Makanan yang paling saya suka adalah pisang goreng Lampung. Sayang saya lupa motret.
Sheraton Lampung Hotel pas disebut sebagai family hotel. Kolam renangnya dua dan ada taman bermain luas untuk anak-anak. Anak-anak bakal happy!

Mbak resepsionis yang ramah

Lobi

Halaman yang luas dan cantik

Kamar

Complimentary ucapan selamat datang

Makan-makan di pinggir kolam renang

Kolam renang dewasa

Kolam renang anak

Pemandangan kolam renang di malam hari

Bisa main tenis
Blogger dan media kumpul di ruang konferensi

Resto

Teras resto




Jadi tukang belah durian dadakan



Seru, kami makan malam dan barbeku di tenda putih di pinggir kolam renang, terus dilanjut melahap durian ramai-ramai di pendopo khusus (supaya baunya tak mengganggu pengunjung lain). Info penting, malam itu saya beralih profesi sekedap, yakni jadi tukang belah durian. Terima kasih atas kepercayaan kawan-kawan blogger. Sungguh daku terharuuuw. *srooottt!* Jangan tanya saya menghabiskan berapa buah durian ya pokoknya jangan tanya! LOL.   
Harga per kamar mulai Rp600 ribuan (tanpa sarapan) dan Rp700 ribuan (dengan sarapan). Btw, Sheraton Lampung Hotel tak punya lift. Waktu saya tanya ke staf hotel, mereka menjawab, “Soalnya hotel ini cuma tiga lantai, Mbak.” Iya sih, hotel ini bukan tipe gedung pencakar langit seperti kebanyakan hotel di Jakarta. Saya perhatikan, lebih mirip tipe hotel di Bali. Lebar dan lapang, bukan tinggi ke atas. Tapi … lumayan jugak kalok awak bawa koper besar dan berat naik tangga dari lantai satu ke lantai tiga haha. Untunglah stafnya helpful semua. Tanpa diminta, mereka inisiatif membawakan koper. Cuma, pada akhirnya, saya dan Lidya memutuskan membawa koper sendiri karena kami mantan anak Pramuka yang mandiri, kreatif, dan berprestasi. *dijambak orang satu kampung* 
            Kawan CM ada yang pernah menginap di Sheraton Lampung Hotel? Selain di sini, klen pernah menginap di hotel mana lagi di Lampung, terutama yang family hotel? Share, yok! Sepertinya kalok ada rezeki, saya bakal main ke Lampung dan pastinya sama keluarga mengingat di Lampung banyak wisata pantai yang keren. :) [] Haya Aliya Zaki

Sheraton Lampung Hotel
Jl. Wolter Monginsidi no. 175, Bandarlampung, Lampung

Telp: 0721-486666


Horas, Kawan CM! Ramadhan udah separo jalan, acem puasa klen? Masih kuat kan? Haha. Alhamdulillah Omak belum ada kalah. Semoga kalahnya sikit aja nanti. Aamiin! 
Puasa boleh dikata ibadah rahasia antara kita dengan Tuhan. Berbeda dengan ibadah lain seperti shalat, zakat, naik haji yang gampang terlihat. Puasa atau tak puasa, nihil orang yang tahu kecuali awak ketangkap basah lagi asyik mengunyah sate kerang di kedai. Di bulan Ramadhan, selain hablum minallah (hubungan dengan Allah), tentu hablum minannas (hubungan dengan manusia) pulak tak kalah penting.
Bicara soal hablum minannas, tempo hari saya menghadiri acara Anchor Berbagi di lapangan parkir Masjid Meutia, Jakarta (30/5). Baru-baru ini Anchor meluncurkan produk terbaru mereka, Anchor Full Cream Milk Powder, susu bubuk yang dapat dikonsumsi semua anggota keluarga.
Sebagai wujud rasa syukur, dalam rangka Ramadhan dan menyambut Hari Susu Sedunia tanggal 1 Juni, PT. Fonterra Brands Indonesia (perusahaan susu terbesar di dunia yang menaungi Anchor), mengadakan acara Anchor Berbagi ini tadi.

Anchor berbagi total 3000 gelas Anchor Full Cream Milk Powder dan makanan berbuka puasa untuk masyarakat umum (yang berpuasa) pada tanggal 30 Mei–1 Juni 2018.


Acara Anchor Berbagi di lapangan parkir Masjid Meutia, Jakarta

Dududu siapa yang tak kenal brand Anchor? Kami sekeluarga suka kali sama butter, cheese, dan cream cheese dari Anchor. Fyi, produk Anchor biasa digunakan sebagai bahan baku di toko makanan hits macam Pizza Hut, Holland Bakery, dan hotel-hotel berbintang lima. Kualitasnya tak diragukan lagi. Lalu, apa jadinya kalok Anchor mengeluarkan produk susu? Nah, kita bahas ini nanti, yo.  
Kembali ke acara Anchor Berbagi. Selama tiga hari, Fonterra menggandeng LSM Aksi Cepat Tanggap (ACT) demi melaksanakan aktivitasnya. Di dalam ACT food truck tersedia makanan dan minuman yang di-support Anchor. Betul-betul momen yang pas untuk berbuat kebaikan kepada sesama manusia. Semoga berkah. :)
Menurut Pak Muhammad Basair yang akrab disapa Pak Abbas (Head of Corp Supervisor ACT), aktivitas ACT food truck sendiri berlangsung full selama bulan Ramadhan. Satu truk menyediakan 1000 porsi makanan. Kebetulan tanggal 30 Mei–1 Juni 2018 ACT berkolaborasi dengan Anchor, jadi selain makanan, ada susu segar jugak dari Anchor. Ini bukan kolaborasi perdana antara Fonterra dan ACT. Produk-produk Fonterra beberapa kali dibantudistribusikan oleh ACT ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.  
Sehari-harinya jangkauan ACT food truck luas bisa sampai ke jalur mudik Merak dan Cikampek. Pemudik yang berpuasa sila berbuka GRATIS kalok klen jumpa ACT food truck nanti. Meski gratis, makanan djamin lomak setara rasa makanan bintang lima. Mantap! 
Selesai pengguntingan pita di acara Anchor Berbagi di lapangan parkir Masjid Meutia, saya dan kawan-kawan blogger berjalan kaki menuju Tugu Kunstkring Paleis, Menteng, Jakarta, lokasi diadakannya talkshow peluncuran Anchor Full Cream Milk Powder.
Menurut Pak Affifudin (Scientific Regulatory Affairs & Food Safety Quality Director), Anchor lahir pada tahun 1886 dari tangan dingin Mr. Henry Reynolds, seorang entrepreneur asal UK. Wuih, hampir dua abad, udah lama sangat. Susu diolah di mana bagian lemaknya menjadi butter dan bagian proteinnya menjadi keju. Anchor masuk ke Indonesia kurang lebih 40 tahun yang lalu.
Kini hadir Anchor Full Cream Milk Powder dengan segala kebaikan susu yang diolah dari susu sapi segar asli. Sapinya bukan sembarang sapi, melainkan sapi yang dikembangbiakkan secara baik di peternakan di New Zealand, lingkungan yang dikelilingi air, diselimuti hujan, paparan sinar matahari cukup, dan iklim yang sejuk. Sapi tak dikandangkan, dilepas bebas aja di padang rumput. Susu yang didistribusikan selalu di bawah quality control yang ketat.  
  Ketika berpuasa, kita membutuhkan asupan padat gizi, betol? Hindari makanan yang manis karena makanan manis cuma memberi kalori. Gizinya tak ada. Coba minum dua gelas susu sapi saat berbuka puasa dan sahur untuk memenuhi kepadatan gizi. “Susu memang mengandung lemak, tapi tak banyak cuma sekitar 3–5%. Tubuh kita butuh lemak sebagai sumber energi dan melarutkan vitamin A, D, E, dan K. Satu gelas Anchor Full Cream Milk Powder mencukupi 13% kebutuhan lemak per hari. Meski dibuat dalam bentuk bubuk, nutrisi susu ini tetap aman. Proses pengolahan dari bentuk cair ke bubuk menggunakan peralatan yang canggih,” jelas Mbak Ines Yumahana (Senior Nutrition Manager PT. Fonterra Brands Indonesia).     
Talkshow


Manfaat susu

Anchor Full Cream Milk Powder


Soal rasa? Rasa Anchor Full Cream Milk Powder mirip susu murni, tak ada rasa manis, tapi tetap lezat. Saya sudah mencoba. Sapi penghasil susunya bebas stres pulak, patutlah lezat. Susu ini tak ditambahkan pemanis dan pengawet.  
Olla Ramlan, kembaran saya beda bapak ibu, mengatakan bahwa keluarganya dan keluarga suaminya sejak kecil telah terbiasa minum susu. Susu diminum saat sarapan dan insya Allah mampu menjaga perut tetap kenyang sampai jam makan siang. Jadi tak iseng pengin nyamil ini itu. Kalok orang-orang bilang susu bikin gemuk, bagi Olla, justru susu membantu membentuk tubuhnya tetap ideal.   
Saat ini Anchor Full Cream Milk Powder baru bisa dibeli via online secara eksklusif di Lazada, sebagai bagian dari kemitraan global Fonterra dengan Lazada di kawasan Asia Tenggara. Tersedia variasi ukuran 200 gram, 400 gram, dan 800 gram dengan harga Rp24–85 ribu. Yok, langsung cuss ke Lazada! [] Haya Aliya Zaki


Mudik itu tradisi yang sudah berlangsung selama puluhan tahun di Indonesia. Lebaran membuat mudik terjadi secara massal dan besar-besaran.

Ayo, mari kita akui sama-sama, mudik itu ruwet binti mumet, betol? Ya macet, ya keluar duit, ya capek, semua tumplek blek, betol? Meski begitu, mudik tetap dirindu setiap tahun terutama di momen Lebaran, betol?
Halah, dari tadi botal betol botal betol aja. Yang pasti, setiap tahun keluarga kecil saya punya dua pilihan destinasi mudik, yakni Medan (kampung halaman saya) dan Yogya (kampung halaman suami). Kami berdua anak rantau, Kawan CM. Mudik ke Yogya, kami selalu road trip pakai mobil pribadi. Suami menyetir sendiri Jakarta–Yogya PP. Jagoan (neon), ya? :p Mudik ke Medan, kami naik pesawat. Belum sanggup kalok road trip bah. Nanti bukannya happy happy awak di Medan, encok malah kumat, terus sibuk cari tukang kusuk (tukang urut).
Kadang rasanya saya pengin mudik ke Yogya naik pesawat aja. Kasihan nengok suami capek menyetir sepanjang perjalanan. Sesekali kami singgah di pom bensin supaya dia bisa tidur sebentar. Pernah pulak kami kena macet parah di Bumiayu, Jakarta–Yogya ditempuh lebih dari 24 jam! Terpaksa (maaf) pipis di botol air mineral saking kebeletnya, sementara mobil tak jalan-jalan. Cukup sekali kami salah perhitungan enggak lagi lagi berangkat mepet-pet-pet Lebaran.   
Suami tetap kekeuh bawa mobil pribadi karena mobil ini kami butuhkan untuk silaturahim dari rumah keluarga yang satu ke rumah keluarga yang lain di kampung halaman. Maklum, keluarga suami penganut program KB alias Keluarga Besar. Ayahnya tujuh bersaudara dan ibunya delapan bersaudara. Pakde, Bude, Paklik, Bulik, keponakan-keponakan pada kumpul rapi jali di momen Lebaran.
Selain itu, suami bilang, dia trauma pernah naik bus yang driver-nya lihai melebihi kelihaian Aytron Senna, pembalap kelas dunia. Suami jugak pernah rental mobil, tapi kok jok di dalamnya semerbak bauk asap rokok! Pening! :(( Makanya, waktu ada undangan TRAC blogger gathering dari KOMPAScom yang bertema TRAC-Astra Rent a Car Transportasi Pilihan untuk Libur Lebaran di resto Ocha & Bella – Morrisey, Jakarta (11/5), saya tertarik datang. Siapa tahu mudik kami ke Yogya tetap bisa aman dan nyaman plus suami tak perlu capek menyetir haha.   
Tren mudik Lebaran 2018
Menurut Mbak Sri Anindiati Nursastri (Redaktur Kompas Travel) atau lebih akrab disapa Mbak Sastri, tren mudik 2018 adalah tren mudik sambil wisata.

Misal, kita dari Jakarta mau mudik ke Surabaya lewat jalur Pantura. Kita bisa sekalian wisata ke Cirebon, Semarang, dll. Banyak nian lokasi wisata yang paten untuk disambangi. Mana kulinernya lomak semua. Jadi, mudik bukan berarti stres melulu di perjalanan, kan?
Sebenarnya ide mudik sekalian wisata ini udah kami lakukan. Kalok kata peribahasa, sekali merangkuh dayung dua tiga pulau terlampaui. Kami mudik ke Yogya untuk silaturahim keluarga sekalian mengajak anak-anak wisata ke aneka pantai di Yogya. Adik ipar saya lain lagi. Dalam perjalanan Yogya–Jakarta, mereka sekeluarga menginap di Cirebon dan menjajal aneka kuliner di sana. Seru (dan kenyang)! Fyi, Yogya menjadi highlight destinasi wisata pada libur Lebaran 2018. 
Transportasi yang aman dan nyaman itu penting!
Di acara ini hadir Mbak Falla Adinda (dokter dan travel blogger) sebagai narsum. Ahai, ternyata Mbak Falla sebelas dua belas kayak saya. Kami omak-omak tipe well managed tourist yang worry free. Sebelum berangkat, kami udah harus tahu akan menginap di mana, mau ke destinasi mana aja, naik transportasi apa aja, dst. Pokoknya bukan tipe backpacker travel yang demen sengsara. LOL. Soal transportasi, Mbak Falla rela membayar mahal demi mendapatkan transportasi yang aman dan nyaman, apalagi kalok jalan-jalannya sekalian bawa anak dan anggota keluarga yang sepuh. Catet! 
TRAC-Astra Rent a Car (TRAC)
Seperti yang udah saya tulis di atas, salah satu alternatif transportasi mudik adalah rental mobil. Tapi, tunggu dulu, rental mobil yang macam mana? Tentu bukan yang asal-asalan yekan.
Yok, kenalan sama TRAC-Astra Rent a Car (TRAC)! TRAC adalah anak perusahaan dari Astra International. Selama ini bisnis TRAC dikenal melayani corporate customer. Menurut Pak Agus Riyadi (Chief Operating Officer TRAC-Astra Rent a Car Personal Rental), seiring membludaknya kebutuhan masyarakat akan transportasi, sejak tahun 2015 TRAC memutuskan concern melayani personal customer jugak. TRAC tersebar di Jakarta, Yogya, Semarang, Surabaya, Medan, Pekanbaru, dll.
Selain transportasi untuk liburan, wisata kuliner, mudik, TRAC melayani kebutuhan transportasi untuk bisnis trip, petualangan safari, ulang tahun, bukber, arisan, pernikahan, dll. Hari gini mungkin pengantin udah pada bosan naik sedan yo, penginnya naik Alphard, misalnya. Bisaaa, TRAC bisa atur itu. Kalok mau mudik bawa rombongan keluarga, tersedia TRAC Bus Service. Semua ada paket-paketnya. Sila pilih mana suka.   
Fasilitas di dalam TRAC jangan disebut. Ada tisu (segel), minuman, permen, hand sanitizer (sepele, tapi vital!), karaoke (ruangan tersendiri di bus premium), kursi pijit, charger cable, wifi, bahkan tongsis! Komplet! Kita bisa narsis upload foto dan instastories anywhere anytime. Inaaang, awak berasa jadi Hollywood Jetset ini haha!       
TRAC memiliki 5000 driver bersertifikat. Mereka telah melalui serangkaian training. Driver TRAC bukan hanya santun, bisa mengemudi, hafal jalur, helpful, melainkan jugak paham dan komit menjalankan SAFETY DRIVING. Penting!

Safety ini segala-galanya, Kawan CM. Bayangkan, kita berangkat bersama orang-orang yang kita sayangi. Seandainya kita berada di tangan driver yang lalai, kita cuma bisa bilang wassalam! Kecuali kalok kita punya 9 nyawa macam kucing.
Mbak Falla tampak antusias sharing pengalamannya naik TRAC. Dia tipe penumpang yang ke mana-mana menyerahkan pilihan jalur kepada driver. Tempo hari sedang ada demo di ibu kota, namun driver TRAC berhasil mengantarkan Mbak Falla ke resto Ocha & Bella sebelum acara dimulai. Driver TRAC pandai memilih jalur shortcut dan yang aman pastinya.   


Coba tebak siapa dia?

Mbak Falla Adinda, dokter dan travel blogger

Pak Agus Riyadi, Chief Operating Officer TRAC



Oiya, satu lagi yang tak kalah penting, TRAC punya asuransi dan mobil pengganti jika mobil yang dipakai memiliki masalah. Fyi, kendaraan TRAC selalu memberikan servis terbaik untuk kendaraannya dan rata-rata kendaraannya berusia 3 tahun, bukan yang usia tuwa. Insya Allah semua persyaratan safety driving TRAC udah optimal.    
Kawan CM bisa menjadi member untuk mendapatkan harga promo, baik pakai driver maupun self drive. Pendaftaran online booking, sama sekali tak repot.

Pesan TRAC sebelum tanggal 31 Mei 2018, klen akan mendapatkan promo early bird. Ada yang sewa 2 hari GRATIS 1 hari, sewa 5 hari GRATIS 2 hari, dll. Lewat tanggal 31 Mei 2018, harga balik normal.  


Pengin info lebih jauh tentang TRAC? Sila main ke web situs TRAC. Informasi dan reservasi dapat menghubungi reservation call center TRAC (012) 877 877 87 atau email ke nasional@trac.astra.co.id. Sekarang mudik Lebaran jadi aman dan menyenangkan bersama TRAC. 
Hmmm, tiba-tiba saya jadi mikir. Tahun ini suami ultah, apa saya kasih kado kami jalan-jalan sekeluarga pakai TRAC aja, ya? Suami bebas menikmati perjalanan, tak perlu capek-capek menyetir, dan tinggal tunjuk wisata mana aja yang pengin disambangi. Bakal jadi hadiah ultah yang lain daripada yang lain! I think it’s a good idea! Cemana menurut Kawan CM? Ada yang punya niat kasih kado yang sama kayak saya ke suami? :) [] Haya Aliya Zaki


Kota Medan memang dikenal sebagai kota surga bagi para pecinta durian. Musim tak musim, durian selalu ada menggoda di sana. Salah satu tempat jualan durian yang paling dicari adalah Ucok Durian.
            Dulu Ucok Durian terletak di Jalan Iskandar Muda no. 75C–75D Medan. Beberapa tahun lalu, tempatnya masih sederhana, di pelataran parkir ruko. Sekarang? Ucok Durian pindah ke Jalan KH. Wahid Hasyim no. 30–32 Medan. Tempatnya jauh lebih luas dan bangunannya bertingkat. Di sudut-sudut bangunan terpancang beberapa banner brand terkemuka yang menjadi sponsor. Lampu-lampunya terang dan semarak. Kini Ucok Durian tak hanya menjual durian, tapi jugak aneka makanan olahan dari durian seperti pancake durian, es krim durian, durian beku, dll.
Dua puluh tahun lebih berjualan durian, Ucok Durian semakin sukses. Salut sama Bang Ucok. Beliau cuma lulusan SD, tapi jiwa entrepreneur-nya luar biasa. Orangnya gigih dan pantang menyerah. Saya melihat artikel aneka koran ibu kota yang memuat profil dirinya dipajang di dinding bangunan Ucok Durian.      
Ketika saya datang, suasana di Ucok Durian tampak ramai seperti biasa. Mobil dan bentor (becak motor) berjejer parkir. Puluhan pengunjung memadati tempat. Ada yang asyik bercakap sambil makan durian, ada pula yang ikut sibuk memilih durian.
            “Tempat ini tak pernah sepi. Pembelinya selain dari kota Medan sendiri, ada jugak yang dari luar kota seperti Jakarta, Surabaya, Semarang, Bali, bahkan dari luar negeri seperti Malaysia,” demikian kata Zainal Abidin, nama asli 'Bang Ucok' pemilik usaha Ucok Durian. Untuk memenuhi antusiasme pembeli, Ucok Durian dibuka 24 jam setiap hari dalam seminggu. 


Bang Ucok, pemilik usaha Ucok Durian

            Ke Medan kalok belum makan durian, rasanya ada yang kurang. Dan, katanya, durian yang paling lomak di Medan adalah durian Ucok Durian. Tak terhitung kalangan artis dan pejabat yang pernah menyambangi Ucok Durian, bahkan November tahun lalu Presiden Joko Widodo pun sempat menikmati lomaknya durian Ucok Durian. Apa sebetulnya yang membedakan durian Ucok Durian dengan durian di tempat lain?
          Pertama, kualitas durian. Daging durian Ucok Durian mengilap, tebal, dan empuk, bentuknya rapi bersusun macam kucing titun (kucing tidur–istilah Medan). Rasa durian terbagi tiga, yakni durian pahit, manis, dan legit (manisnya sedang). Bang Ucok dan para pegawainya yang bersarung tangan tebal tampak lincah memilih durian sesuai permintaan pembeli. Cukup dengan mencium aroma durian, mereka tahu apakah durian yang mereka pegang itu durian pahit, manis, atau legit.
“Durian yang pahit itu rasanya getir. Aromanya paling menusuk. Orang Medan biasanya suka durian pahit. Kandungan alkoholnya lebih kuat. Kalok pembeli dari kota lain sukanya durian manis atau legit,” jelas Bang Ucok yang keturunan Minang ini. Btw, saya pribadi paling senang durian pahit. Mungkin karena saya asli orang Medan haha. Suami dan anak-anak senang durian manis dan legit.
            Setiap hari Bang Ucok bersama beberapa pegawainya pergi ke berbagai daerah, di antaranya Sidikalang, Sibolga, dan Pematang Siantar, untuk mengambil sekitar 6000 buah durian. Durian yang kualitasnya paling top itu durian asal Sidikalang, menurut Bang Ucok.

Durian Ucok Durian

Kedua, harga. Harga durian di Ucok Durian relatif lebih murah. Kalok lagi musim, yakni bulan Desember dan Januari, harga durian Rp25 ribu saja per buah. Kalok sedang tak musim, harga naik menjadi Rp40 ribu per buah. Seandainya durian yang sudah dibuka tak sesuai rasanya dengan selera pembeli, Ucok Durian akan menggantinya. Gratis! Selain dimakan di tempat, durian bisa dibawa pulang untuk dijadikan oleh-oleh khas Medan. Butir-butir durian dimasukkan ke wadah plastik berbagai ukuran (disesuaikan dengan jumlah butir durian).

Huaaa ... fixed harus segera liburan ke Medan!            
           Lebaran bulan Juni nanti cocok nian pulang kampung sekalian liburan naik pesawat dan menginap di hotel bareng keponakan. Sekali-sekali coba suasana barulah, masa menginap di tempat Mama terus. Nah, giliran hunting tiket pesawat dan hotel ini yang bikin mumet. Di A harga tiket pesawat lebih murah, tapi harga hotelnya lebih mahal. Di B harga hotelnya lebih murah, tapi harga tiket pesawatnya lebih mahal.
Hmmm, kenapa awak tak coba ke Traveloka aja, yo? Cek, ah, apa ada yang baru di fitur aplikasinya. Biasanya saya hobi cek poin. Siapa tahu cukup untuk di-redeem haha. Selama ini saya pilih Traveloka karena cukup mudah memesan tiket pesawat atau booking hotel via aplikasi. Contohnya liburan ke Bali bulan April tahun lalu. Saya booking hotel via aplikasi Traveloka.
Transaksi di Traveloka aman dengan banyak macam metode pembayaran, dari transfer ATM sampai kartu kredit. Transaksi kartu kredit di Traveloka sepenuhnya dilindungi oleh Secure Socket Layer dari teknologi resmi RapidSSL (Verisign Group). Setelah maksimal 1 jam selesai bayaran, saya akan mendapatkan konfirmasi instan dan e-ticket via email. Jika dalam waktu 1 jam klen belum menerima e-ticket, sila hubungi customer service. Jujur, ini tak pernah kejadian sama saya, semoga sama klen pun tidak. Biasanya lancar jaya aja kok.        
Oke, setelah cek via aplikasi Traveloka, saya nemu fitur Flight + Hotel. Rupanya Traveloka membuka pemesanan tiket pesawat dan hotel dalam 1 paket! Saya tinggal memasukkan destinasi, tanggal berangkat + menginap, dan jumlah anggota keluarga yang bakal diajak. Nanti akan keluar pilihan maskapai, waktu penerbangan, dan aneka hotel yang sesuai. Ternyata, memilih paket tiket pesawat + hotel Traveloka ini lebih mudah dan menghemat waktu! Amboooiii, kurang paten apa itu? Kita tak perlu lagi repot-repot memesan tiket dan hotel secara terpisah. Sekarang saya mau mengecek harganya. 
Pesan paket tiket pesawat + hotel Traveloka = Rp5.993.446,00.
Pesan terpisah tiket pesawat dan hotel = Rp6.851.536,00.
Selisih Rp858.090,00 atau sekitar 12,52% lebih murah.





 See, it is cheaper to book together too! Pesan paket tiket pesawat + hotel Traveloka lebih hemat. Hematnya bisa sampai 20% tanpa kode promo apa pun. Selisih hampir Rp800 ribuan tadi lumayan kalilah bisa dipakai untuk pesta durian di Ucok Durian sama keluarga besar sampai puas!
            Kawan CM pengin melalak ke Medan atau ke mana dalam waktu dekat? Cobain fitur Flight + Hotel di Traveloka. Terus, kalok udah sampai Medan, jangan lupa singgah ke Ucok Durian, yo. :)) [] Haya Aliya Zaki