7 Tip Jitu Mengoptimalkan Akun Youtube ala Yonna Kairupan

“My father taught me that learning is an endless process, and that there is no limit to the amount of knowledge that a person can contain. You are never too old to learn something new, or too young to learn too much.” – Suzy Kassem  

Hari gini nengok anak muda pada jago bikin video dan punya subscribers bejibun, rasanya iriii. Wait, wait, bukan iri yang negatif, yo. Maksudnya, saya pengin belajar dan bisa jago kayak gitu jugaklah. Konon pulak hari-hari pekerjaan saya berkutat di dunia online. Kadang ditanya klien, alamat akun Youtube-nya apa, malu ih jawabnya. Bukan apa-apa, subscribers-nya baru 45 juta orang. Ini pun belum dicek lagi, tahu-tahu udah ada yang unsubscribe hahaha. Ampooon.

Makanya, waktu Komunitas Indonesian Social Blogpreneur (Komunitas ISB) yang dikomandani Ani Berta dkk dan CNI Indonesia bikin workshop bertema Youtube Optimization, saya langsung daftar. Mana pematerinya Mbak Yonna Kairupan (Founder Komunitas Indonesian Female Blogger, Vlogger, dan MUA kesohor). Subscribers akun Youtube-nya hampir 10 ribu, Kawan CM! Pengin tahu awak di mana blio ngutip subscriber sebanyak itu. (((NGUTIP))) Blio udah berpengalaman membuat video iklan untuk perusahaan-perusahaan besar. Hari Minggu (28/5) dengan semangat hap hap hap saya menuju resto Bebek Dower di Plaza Festival, Kuningan, Jakarta, tempat berlangsungnya workshop ini. Meski beberapa hari yang lalu saya resmi masuk club 40’s alias usia kepala 4, antusiasme belajar tak mau kalah ah sama anak perawan ting ting. *ehk*



Selain Mbak Yonna, Mas Niko Riansyah (Digital Marketing Specialist CNI Indonesia) turut berbagi ilmu Search Content vs Social Content. Search content adalah cemana caranya konten kita mudah ditemukan di laman mesin pencari, sementara social content adalah cemana caranya kita menawarkan link konten kita supaya dibaca oleh kawan-kawan di medsos. Btw, sekilas tentang CNI Indonesia, perusahaan asli Indonesia ini termasuk pemain lama. Usianya udah 31 tahun bah! CNI Indonesia merupakan pelopor bisnis multivelel marketing di Indonesia. Anggotanya tersebar di berbagai negara mulai Malaysia, Thailand, Tiongkok, Qatar, sampai Nigeria. Ke depannya kita bisa belanja produk-produk CNI Indonesia melalui aplikasi. Alamak, jadi ingat secangkir UP Hot Dark Chocolate anget yang nikmatnya bisa sampai kebawa mimpi itu. :)

Mas Niko Riansyah

Materi dari Mas Niko kapan-kapan saya bahas di postingan tersendiri. Sekarang saya akan fokus membahas materi Mbak Yonna, yakni langkah-langkah mengoptimasi akun Youtube. Are you ready? Siapin camilan karena postingan saya ini bakal jadi postingan choki choki yang paaanjang dan laaama. 

Firstable, apa yang kerap menjadi kendala Kawan CM ngevlog? Vlogger udah menjamur di mana-mana? Tak punya modal? Tak punya bakat? Tak punya waktu? Tak punya koneksi? Ide udah diambil? Well, Mbak Yonna mencoba mematahkan semua keluhan kita. Let’s see. Kita bahas satu-satu.

- Vlogger udah menjamur di mana-mana? Asal tahu aja, ada sekitar 2–3 miliar orang yang online di dunia, sementara jumlah vlogger belum ada 1 miliar, Saudara-saudara. Berarti? Udah paham maksudnya, yo.

- Tak punya modal? Dulu Mbak Yonna mulai ngevlog itu cuma bermodalkan ponsel samsoel jadoel, bukan ponsel canggih atau kamera mumpuni.

- Tak punya bakat? Bisa belajaaarrr. Mbak Yonna belajar autodidak mostly dari Youtube.

- Tak punya waktu? Cakap kayak gini di depan Mbak Yonna, siap-siap diplengosin haha! Mbak Yonna ini omak 4 anak dengan seabrek aktivitas, ya mengurus domestik, ya mengasuh anak, ya merawat komunitas, ya ngevlog, ya ngeblog, ya kerja sebagai MUA, dst. W-O-W. Menurut Mbak Yonna, kita cuma perlu waktu beberapa jam dalam satu minggu untuk membuat satu video. Yang penting niat dan komit! Itu!

- Tak punya koneksi? Kita tinggal aktif promo di medsos dan cari kawan entah ikut komunitas apa kek ikut paguyuban apa kek.

- Ide udah diambil? Lakukan sesuatu yang udah dilakukan oleh orang lain, hanya dengan gaya yang berbeda. Sebelum mulai ngevlog di jalan yang lurus dan benar, yok cari jawaban yang oke untuk 3 pertanyaan di bawah ini. Jadi, next alasan upload video bukan karena kebetulan lagi ada sisa kuota. *LOL*

1. Motivasi yang tepat
Motivasi ngevlog karena sekadar mengekor kawan? NO NO. BIG NO. Do it for yourself! Do it with passion or not at all.

2. Cari tahu impact yang kita inginkan
Apa impact yang kita inginkan dari ngevlog? Pastinya impact yang positif yekan. Apakah kita pengin audiens kita lebih mengenal tempat-tempat indah di Indonesia? Apakah kita pengin audiens kita tahu referensi produk bagus dari kita? Apakah kita pengin audiens kita lebih melek teknologi? Apa?

3. Tentukan benefit yang ingin dicapai
Pengin benefit uang boleh-boleh aja. Secara vlogger itu hepengnya dolar, bukan rupiah lagi. Tapi, tapiii, sebaiknya jangan ngevlog hanya dan hanya demi uang. Nanti ‘disetir’ ke sana kemari sama brand, manggut-manggut aja. Penginnya kita jadi vlogger yang bermartabat, vlogger yang punya penghasilan cihuy tanpa harus merendahkan diri, apalagi sampai menggadaikan kepercayaan audiens kita. “Ah, seje (bohong) aja kerja vlogger satu ini. Malas ah nonton videonya,” komentar mereka. Bahaya.   

Berikut tip jitu mengoptimalkan akun Youtube ala Yonna Kairupan, terutama untuk para calon vlogger.


Mbak Yonna Kairupan

1. Kenali dirimu
Kedengarannya mungkin mudah, tapi percayalah sebagian orang payah mengetahui kelebihan dan kelemahan dirinya sendiri. Boleh coba tanya kelebihan dan kelemahan kita ke kawan-kawan. Dengan catatan, kawan yang netral, yo, bukan kawan yang makan kawan. :p

Surprais, Mbak Yonna bilang bahwa kelemahan kita sebenarnya bisa menjadi ‘kekuatan’ kita. Mbak Yonna mencontohkan dirinya, beauty vlogger yang jauh dari langsing (Mbak Yonna yang bilang, yaaa), penampilan kayak teletubbies (ini jugak Mbak Yonna yang bilang, yaaa), dan kalok cakap selalu blakblakan nan menggemaskan. You know what, bisa aja justru ini yang menjadi daya pikat Mbak Yonna ke audiensnya. Ehm!

2. Kenali target audiens kita
            Setelah mengenali diri sendiri, saatnya kita mengenali target audiens kita. Jika Kawan CM terbiasa menulis di blog, klen pasti tahu siapa pembaca blog klen. Nah, kenapa tak klen jadikan mereka target audiens vlog klen jugak? Cek video mana yang memberikan paling banyak views dan komentar. Lihat celah dari situ. Trial and error. 

3. Fokus
            Selama ini branding kita sebagai blogger apa? Coba aplikasikan ke vlog. Kalok kita senang menulis review kosmetik di blog, next boleh mulai me-review kosmetik memakai media video. Kesalahan terbesar vlogger masa kini adalah meng-upload konten yang terlalu general alias tak fokus. Terus, terus, mungkin klen bertanya, klen kan beauty vlogger, tapi ditawari brand untuk me-review ponsel. Cemana ini? Bisa! Kita bisa me-review ponsel dengan kapasitas kita sebagai beauty vlogger, bukan techno vlogger. Pasti beda cara Rachel Goddard me-review ponsel dengan cara Sheggario me-review ponsel. Betol?

4. Pesan sampai ke audiens
Kalok mau me-review BB cream, ya to the point aja. Fokus ke konten yang dibahas. Jangan ‘ngelayap’ ke mana-mana sampai menghabiskan waktu sekian menit. Bikin pening audiens nanti. Besok-besok mereka milih nonton layar tancap Barry Prima dan Eva Arnaz aja daripada nonton vlog kita.

5. Value
            Jujur aja, poin ini yang paling menyentuh hati awak. Kalok ngevlog cuma buat dadah-dadah manjah, untuk apa. Apa value dari vlog kita? Apakah informatif? Edukatif? Inspiratif? Menghibur? Kasihan audiens kita udah buang-buang kuota buat nonton, tapi mereka tak dapat apa-apa. Selama ini, value jugak yang menjadi patokan saya ngeblog. Sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain. Mungkin saya belum mampu berjihad sampai ke Palestina atau ke Suriah sana, tapi dengan berniat memberi manfaat buat sekitar, mudah-mudahan Allah ridho. Hidup cuma setarikan napas. Apa lagi ‘modal’ yang bisa kita bawa buat menghadap-Nya kelak? *buru-buru betulin jilbab instan* 

6. Promosi!
            Selesai bikin video, jangan diam seribu bahasa. Aktif mempromosikan link video kita di medsos yang kita punya. Lakukan berkali-kali.

7. Konsisten       
Keuntungan utama jika kita selalu konsisten upload video di Youtube adalah Youtube akan men-suggest video kita ke audiens. Kawan CM pasti pernah kan pas buka Youtube, niatnya mau nonton tutorial makeup beauty vlogger X, tahu-tahu malah nonton tutorial makeup Yonna Kairupan, misalnya? Ini karena kita melihat ‘suggest video’ di side bar kanan laman Youtube. Kita tertarik dan mengklik link yang di-suggest Youtube.

Kami dapat tip supaya bisa konsisten upload video dari Mbak Yonna. Kita pilih 4 pertanyaan audiens yang sesuai dengan niche vlog kita. Bikin 4 video sekaligus untuk menjawab. Hanya, upload-nya nanti jangan sekaligus. Seminggu satu video atau dua minggu satu video. Santai kan karena stok video ada. Begitu.

Mau tahu musuh terbesar kita? Musuh terbesar kita adalah diri kita sendiri yang bolak-balik (sok) menganalisis dan ... overthinking! Harus begini harus begitu harus punya ini dulu harus punya itu dulu, akhirnya kita tak mulai-mulai sampai kapan pun.

Satu lagi, jangan terlalu bergantung kepada orang lain. Bikin video mesti nunggu suami dulu, edit video mesti nunggu kawan dulu, dst. Repot kali. Kalok bisa lakukan sendirilah. Last but not least, ready for haters! Percayalah, akan selalu ada orang-orang yang tak suka dan memberi thumbs down. Jangan gampang berkecil hati. Terus belajar supaya semakin baik lagi. Mbak Yonna belajar autodidak dari Youtube dan brainstorming sama kawan-kawan vlogger luar negeri.

 Acara workshop yang kami ikuti sore itu betul-betul seru. Materinya bagus dan serius, tapi diselingi tawa sampai tergelak-gelak. Mbak Yonna hadir dengan apa adanya dia, di dunia maya dan di dunia nyata tiada beda. Orangnya energik, lucu, dan fasih cas cis cus. Makasih kepada Komunitas ISB dan CNI Indonesia yang udah memfasilitasi acara workshop ini.

Kawan CM tertarik ngevlog? Boleh sontek tip-tip dari Mbak Yonna Kairupan. Awak tak nolak kalok diajak kolaborasi di video klen. Jadi figuran chaiya chaiya pun maulah. *pasang tampang memelas* Saya tahu, rasanya memang lain antara datang langsung mengikuti workshop dengan ‘cuma’ membaca postingan. Tapi, saya tetap berharap postingan ini bermanfaat buat Kawan CM semua. Usah bimbang usah ragu. Come on let’s grow your Youtube channel now! [] Haya Aliya Zaki    

32 Comments "7 Tip Jitu Mengoptimalkan Akun Youtube ala Yonna Kairupan"

  1. Mak.. ayolah jadi figuran chaiya chaiya di vlog awak ni nantiii... ngomongin makeup kitaaa

    ReplyDelete
  2. Haha awak bacanya sambil nyerap ilmu sambil ngakak, polos kali tulisannya ini sampek ada seje, ada layar tancap, awak serasa lagi nongkrong di padang bulan. Sukak kali awak bacanya, langsung ngenak ini. Awak pun sukak kali sama Mak Yona serba bisa pulaknya ya kak, alamak awak buat video nengok mukak awak sendiri kadang mual tros awak hapos, jiper awak. cemana la ya bisa kayak MaYo.:D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berasa lagi di kamoung kita kan, Kak, hahaha. Aih, jangan minder, kata Mbak Yonna. Pede modal utama. Nanti yang lain-lain nyusul. Mbak Yonna itu malah over pede. *lari sebelum ditokok*

      Delete
  3. Konsisten ini kayaknya musuh bersama blogger sekaligus vlogger deh. termasuk saya yang bisa dibilang jarang2 upload video ke youtube. padahal, stok buanyak banget. tapi ya gitu, kadang semanget kadang muales.
    padahal, kata mbak yonna, biar subscriber ga kabur, minimal 2 pekan sekali update di youtube...

    *langsung bongkar flash disk buat upload video :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Roelly bikin video ttg bola yok haha. Ntar kusuruh suamiku nonton. Dia hobi nonton tanding bola dan nonton reportase bola.

      Delete
  4. Gara2 ada sesuatu,jadinya aku bikin vlog mbk. Awalnya foto2 aja. Terus pas jalan2 nyoba vidioin,terus penasaran sama videi2 keren teman. Terus tanya dan baca2 plus lihat yutub. Akhirnya donlot edit video,otak atik. Dan ternyata ngedit dan bikin video itu menyenangkan,plus nagihhhh hahaha..
    makasih sharingnya mbakkk^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berarti udah ketemu passion betul ya, Han. Aku pengin nonton videomu ah. ๐Ÿ˜„

      Delete
  5. Fokus. Nah, ini. Vlog juga butuh fokis dan niche ya. Catat!
    Wes kubookmark artikel ini. Makasih mbak Haya udah menuliskannya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama. Moga kepake ya ilmu dari Mbak Yonna. :)

      Delete
  6. mantap mbak, infonya manfaat, sekarang masih bingung sih, konten di youtube mau tentang apa. Sudah terlanjut campur2 hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lanjut aja, Mas. Nanti lama-lama jugak jumpa niche-nya apa. :)

      Delete
  7. Saya masih belajar bikin vlog Mbak, plus belum rada pede tampil depan layar hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba ajak anakmu tampil bareng di video, Mita. Biar tambah ramai dan seru. ๐Ÿ˜„

      Delete
  8. Noted mba, tips nya udah aku catet nih, mau aku praktekin secepatnya.. Hehe... Makasih ya infonya..

    ReplyDelete
  9. Udah rencana mau bikin VLOG pertama bulan ini. Pas banget nemu tulisan Cikgu yang ini. Ahh ... sesuka saya baca artikel informatif rasa humro kayak gini. Bikin awet muda :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kan memang masih mudah dirimu aaaah. ๐Ÿ˜‚ Makasih udah singgah, yo. ๐Ÿ˜Š

      Delete
  10. Wakwakwak
    Sering sok menganalusa itu pasyi karena sering yutupan dan liat video2 kece idolanya. Kek aku yg suka banget channel aulion.

    ReplyDelete
  11. waa keren banget ilmu dari mba Yonna.., kapan2 kalo ada lagi kudu ikutan nih. Makasih artikelnya ya mba Hay..

    ReplyDelete
  12. Kuatkan motivasi tuh penting kayaknya ya. Biar gak banyak alasan ini dan itu untuk mulain ngevlog. :)

    ReplyDelete
  13. Pengen banget jadi Vlogger. Tapi, aku gak pede sama mukaku sendiri. Hihihi... Udah gitu, gear-nya kayaknya mihil-mihil. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gear-nya gak mahal kok. Modal Mbak Yonna awalnya cuma hape samsoel jadoel.

      Delete
  14. saya blm berani trjun ke dubia Vlog .. masi mndlami dunia Blogging aja

    ReplyDelete
  15. Balajar balajar tak kenal waktu dan usia. Mantaplah mamak melalak ini

    ReplyDelete
  16. Makasiiih tipsnyaaa mak.. aku belum maksimaaal nih dengan YuoTube

    ReplyDelete
  17. Aku belum punya akun Yutub, Hay. Tapi yang mau kutanya di sini, di mana bisa nonton layar tancep Barry Prima dan Eva Arnaz? :D

    ReplyDelete
  18. Tipsnya kece2 ya madam Yona, terus gaya penulisannya madam haya juga nda ngebosenin dna bikin ngekek jadi ilmu gampang terserap *eh

    next bikin duet aja lah kalian, cucok awak rasa haha...
    Smoga segera kesampain bikin vlog bertema kesehatan.
    Menyesal tidak bisa ikutan acara ini, tapi terobati dnegan membaca ulasan lengkapnya madam haya :)

    ReplyDelete
  19. mantep banget motivasinya mbak. Kalau kita belum bisa menciptakan sesuatu yang baru setidaknya kita mau berusaha dulu mencobanya.

    ReplyDelete

Jadilah golongan orang-orang beruntung, yakni orang-orang yang komen sesudah membaca. #eaaakkk