Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Kredit Mobil

Sesekali masih teringat di dalam pikiran saya peristiwa kala saya masih SMP. Ke mana-mana kami naik kendaraan umum. Tak masalah kalok kami cuma seorang atau berdua. Yang repot itu pas ada acara famili besar atau undangan kawinan. Apa akal supaya kami sekeluarga yang enam orang ini bisa berangkat semua? Pandai-pandai atur strategilah. Dua orang naik sepeda motor. Sisanya menyusul naik becak mesin. Pastinya sempit-sempitan dan pernah jugak sampai kena repet abang becak. Setelah punya mobil sendiri, barulah kami bisa melalak manjah memesonah sambil bercandah di sepanjang perjalanan membarah. Aaah, senangnya! :))

Faktor bertambahnya anggota keluarga merupakan faktor utama orang-orang membeli mobil. Konon pulak di Indonesia. Indonesia termasuk negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia. Sayang, transportasi publiknya belum begitu nyaman. Wajar jika sebagian keluarga memutuskan membeli mobil pribadi. Kini Indonesia merupakan salah satu pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara setelah Cina, Jepang, India, dan Korea Selatan.

Yang jadi pertanyaan, how come bisa membeli mobil sementara hepengnya belum cukup? Salah satu cara yaaa ... dengan kredit, Kawan CM. Hanya, jangan asal kredit mobil klen. Nanti ketemu pulak sama setan kredit hiiiy. Kebetulan saya diundang ke acara Mobil123.com di Tartine Plaza fx, Jakarta (28/2). Mobil123.com cukup sering mengadakan talk show untuk menambah wawasan seputar dunia otomotif kepada masyarakat. Kali ini yang dibahas adalah seluk-beluk kredit mobil.

Fyi, Mobil123.com ini portal otomotif nomor satu yang tepercaya, menghubungkan penjual dan pembeli kendaraan pada suatu automotive journey (membeli–memiliki–menjual kendaraan).

Menurut Pak Indra Wibowo, Managing Editor Mobil123.com dan Oto Spirit, selain karena kebutuhan, mobil jugak diminati untuk investasi dan lifestyle. Hati-hati, jangan gara-gara membabi buta mengikuti lifestyle, perekonomian keluarga jadi gonjang-ganjing. Mbak Betty Anjarini, Regional Manager MPM Finance area Jabodetabek, hadir memberikan pencerahan (((PENCERAHAN))) soal kredit mobil. Btw, MPM singkatan dari Mitra Phinastika Mustika, perusahaan pembiayaan yang udah berpengalaman selama lebih dari dua dasawarsa. Ada sekitar 82 cabang tersebar di seluruh Indonesia. Slogan Fast Friendly Financing bukan sekadar polesan bibir. Perusahaan MPM betul-betul berusaha memberikan pelayanan keuangan secara cepat dan bersahabat. Berbeda dengan bank yang prosesnya lama dan mungkin lebih banyak persyaratan. :)  


Mbak Betty Anjarini

Berikut beberapa hal yang harus dilakukan sebelum kredit mobil.

1. Pilih mobil yang sesuai dengan kebutuhan
Dulu Abah membeli mobil minibus karena anggota kami banyak. Jadi, tak logislah kalok membeli mobil BMW Coupe yang cuma punya dua pintu dan dua tempat duduk. *halah* Tahun lalu saya dan suami memilih membeli mobil yang irit bensin karena mobil bakal dipakai suami kerja setiap hari. Suami orang lapangan, dalam seminggu bisa entah berapa kali pusing-pusing Jakarta, Bogor, Bandung. Seandainya bensin boros, urusan dapur bakal terancam. Sesuaikan semua dengan kebutuhan.   


2. Pilih perusahaan pembiayaan yang memiliki reputasi dan pengalaman baik
            Cari tahu detail info perusahaan pembiayaan terlebih dahulu. Hindari berurusan sama perusahaan yang sedang berkasus atau punya track record tak baik.

3. Pastikan besar angsuran sesuai dengan kemampuan finansial
            Katanya, lebih baik pilih angsuran ringan daripada DP ringan. Jumlah angsuran itu maksimal 1/3 dari jumlah penghasilan. Silakan klen hitung sendiri apakah penghasilan dan jumlah angsuran klen nanti klop. Kan enggak lucu kalok penghasilan langsung habis untuk bayar angsuran.

4. Sebaiknya kendaraan di-cover asuransi
            Selama pembiayaan, sebaiknya kendaraan di-cover asuransi yes. Asuransinya yang ALL RISK. JIka terjadi musibah kecelakaan, banjir, dll mobil kita daoat ditolong. 

5. Pelajari isi perjanjian pembiayaan
            Jangan main teken aja. Baca betul-betul isi perjanjian. Sesal kemudian tak berguna. 

Cemana supaya permohonan kredit mobil disetujui? Dokumen harus lengkap. Jadilah customer yang kooperatif saat menjawab pertanyaan survei. Bagi kawan-kawan freelancer, jangan khawatir. Meski tak punya slip gaji, kita tetap bisa kredit mobil. Biasanya yang dilihat oleh perusahaan pembiayaan adalah transaksi rekening bank kita. Tempat tinggal harus jelas dan sebaiknya milik sendiri. Jika masih mengontrak, masa kredit mobil harus lebih pendek daripada masa mengontrak rumah. Lalu, seperti yang udah saya sebutkan di atas, periksa apakah kondisi finansial kita mampu membayar angsuran setiap bulan. Penuhi minimal DP yang diminta (maksimal DP 70%). DP murni berbeda dengan total DP. Total DP terdiri atas DP murni, biaya administrasi, dll. Tanyakan lebih lanjut kepada perusahaan pembiayaannya.


Nah, kira-kira udah ada bayangan yo sebelum kredit mobil? Memang lebih enak membeli tunai. Harga lebih murah dan dokumen langsung di tangan. Tapi, alternatif kredit mobil bisa dipilih jika mobil jadi kebutuhan mendesak dan kita belum punya cukup uang. Sekali lagi, lihatlah apakah besaran angsuran yang diambil sesuai dengan kondisi finansial kita. :) [] Haya Aliya Zaki

2 Comments "Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Kredit Mobil"

  1. aiih..kebayang kak, aku juga punya pengalaman yang sama naik becak mesin ke acara keluarga sampe lokasi rambut udah jigrak haha...pulangnya naik bulan bintang, makjang hajab kali kalo nggak ada kendaraan pribadi :)

    ReplyDelete
  2. wah saya gak berani main kredit mobil..takut gak kuat ngangsurnya hehe..tapi kalau niatnya buat usaha rental kayaknya oke nih

    ReplyDelete

Jadilah golongan orang-orang beruntung, yakni orang-orang yang komen sesudah membaca. #eaaakkk