Kamis, Mei 26, 2016

vivo Launching Smartphone Performa Cepat V3 dan V3Max

Kawan CM, kalian pada berasa tak sekarang ini semua aktivitas kita dituntut serba-cepat? Kalau saya, berasa betul smartphone membantu saya beraktivitas, terutama dalam bekerja. Mulai dari balas e-mail, buat draf postingan, sampai kirim invoice hihihi. Tak perlu menunggu duduk cantek di depan laptop dulu. Seandainya kita tanya omak-omak zaman sekarang mungkin jawabannya lebih baik ketinggalan dompet daripada ketinggalan smartphone. Alamak!

Nah, salah satu perusahaan global smartphone, yakni vivo, paham betul akan kebutuhan kaum urban yang fun dan energetic. Hari ini, catat ya Kawan CM, HARI INI vivo resmi meluncurkan smartphone performa cepat V3 dan V3Max di Indonesia! Kayak apa rupanya performanya? Pengin tahu klen? Penasaran, kan?


Senin, April 18, 2016

Kalam-Kalam Langit, Intrik Lomba MTQ dan Konflik Cinta Segitiga


Biasanya apa yang bikin malesin setiap kita diajak menonton film religi?

Diceramahi. Digurui. Dinasihati. Secara terang-terangan.

Well, insya Allah film Kalam-Kalam Langit berbeda, al least itu yang saya rasakan.

Sebelum menulis review ini, saya membaca komen Mbak Eno di blog saya yang satu lagi di postingan berjudul Selembar Asa Milik Mbah Sopiyah. Fyi, Mbah Sopiyah adalah nenek berumur 80 tahun yang setiap hari jalan kaki 10 km demi berjualan kue. Daripada mengemis, Mbah Sopiyah memilih berjualan kue-kue manis.

“Yang membedakan (Mbah Sopiyah dengan para pengemis) adalah harga diri.  Bahkan, ada orang yang penampilannya kinclong kinyis-kinyis, tapi hobinya minta-minta.” - Mba Eno

Minggu, April 03, 2016

Kenali dan Cegah Alergi Sejak Dini



“Kalau aku jalan-jalan ke Jakarta, Kakak bawa aku ke dokter kulit yang paling bagus, ya? Tengoklah jerawat aku ini tak sembuh-sembuh,” pinta adik cowo saya, memelas.

Saya membayangkan adik saya ngomong sambil mengelus-elus wajahnya yang penuh jerawat (lebih tepatnya bisul kecil-kecil). Mohon maaf karena berbagai pertimbangan, fotonya tidak saya tampilkan di sini ya, Kawan CM. Adik saya yang tinggal di Medan itu bukannya tak pernah ke dokter. Sudah dikasih obat jerawat, sembuh, kambuh, sembuh, kambuh, sembuh, kambuh. Alamak masak itu-itu aja kerjanya? Bolak-balik ke dokter? Bukannya dokternya tak bagus. Saya ditelepon mungkin karena adik menganggap saya pernah kuliah dengan bekgron kesehatan, maka saya lebih bisa menyampaikan keluhannya secara runtut kepada dokter. Mungkin juga karena ada faktor yang belum terungkap dari penyakit adik saya ini. *macam detektiiip aja* Mungkin juga karena dia lagi kumat manjanya sama kakaknya hag hag hag.

Ketika adik saya sampai di Jakarta, saya memenuhi janji menemaninya ke dokter kulit. Langsung saya ceritakan semua keluhan, yakni bisul kecil-kecil yang tumbuh tak berkesudahan di wajahnya.

“Dok, cemana kalau dia dites alergi?” tembak saya langsung.

 “Nah, itu juga maksud saya,” sahut dokter, tersenyum.

Gayung bersambut, kami pun semangat. Adik saya dites dengan macam-macam alergen, mulai dari debu, cokelat, durian, sampai kecoa. Pokoknya alergennya buanyaaak. Dan, akhirnya adik saya divonis mengidap alergi debu dan beberapa macam makanan, terutama telur!

“Jadi, bukan cuma telur yang harus dihindari. Semua makanan berbahan telur juga harus dihindari,” saran dokter.

Seketika adik saya pun puyeng karena dia termasuk makhluk omnivora alias hobi pemakan segala.
***
Maka, topik seputar alergi (terutama pada 1000 hari pertama kehidupan) yang akan dibahas di acara Nutritalk (24/3) di Double Tree Hotel, Jakarta, langsung bikin saya kepo kiri kanan atas bawah depan belakang. Saya pengin risiko alergi pada adik tidak terulang pada anak-anak saya nanti. Acara Nutritalk yang rutin diselenggarakan Nutrisi untuk Bangsa - Sarihusada ini mendatangkan dua pakar mumpuni, yakni Prof. DR. Dr. Budi Setiabudiawan, SpA(K), Mkes. (Konsultan Alergi Imunologi Anak FK Universitas Padjadjaran) dan DR. Dr. Rini Sekartini, SpA(K). (Konsultan Tumbuh Kembang Anak RSCM).  MC dan moderatornya Lula Kamal, kembaran saya yang juga dokter.



Kamis, Maret 31, 2016

Tip Memilih Mobil Idaman

“Kalau bujet sekian, bagusnya pilih mobil yang kek mana, ya?”

“Butuh mobil yang irit bensin, tapi mobil apa?”

“Penginnya mobil yang muat buat kakak, adik, tante, tulang, uwak ….”

Kawan CM pernah mengalami kebingungan seperti di atas? Pernahlah kayaknya, yaaa. Saya dan suami, termasuk itu. Beberapa tahun lalu kami kejadian salah beli mobil yang bensinnya super-boros. Secara, suami hari-hari kerjanya melalak alias orang lapangan. Sontak perekonomian keluarga gonjang-ganjing. Bawaannya jadi pengin merepet tiap hari. >.<

Meskipun saya tidak bisa nyetir, pengetahuan tentang membeli mobil kudu wajib mesti saya tahu. Awak, kan, ratu rumah tangga. :p Semua pemasukan dan pengeluaran mayoritas kaum omak-omak ini yang mengatur. Sempat pulak terulang lagi membeli mobil yang kebutuhan bensinnya sadis menguras kantong, bisa hajap dunia persilatan.

Nah, portal otomotif nomor 1 terbesar dan tepercaya bernama Mobil123.com tahu aja kebutuhan kita. Saya dan teman-teman blogger diundang ke Kafe Pisa Mahakam Jakarta (29/3) untuk mendapatkan info tentang perkembangan dunia otomotif. Saya baru tahu, industri mobil memberikan sumbangan yang sangat besar bagi dunia. Untuk memproduksi 60 juta kendaraan dibutuhkan 9 juta orang yang bekerja secara langsung. Bahkan, jika industri otomotif diibaratkan suatu negara, kekuatan ekonominya berada di posisi ke-6 terbesar dunia. Wow kali, kan? Juga ada sharing tip seputar memilih mobil idaman. Jangan sampai kejadian salah membeli mobil dan yang sudah kejadian tidak akan terulang lagi.

Yang pertama sharing adalah Pak Paulus S. Firmanto. Beliau mantan sales marketing director Suzuki yang sekarang berwirausaha. Berikut tip membeli mobil idaman dari Pak Paulus.



Selasa, Februari 16, 2016

Etika Penggunaan Smartphone dalam Kehidupan Sosial

Kehidupan sosial saat ini sudah mengalami banyak perubahan. Bukan cuma soal komunikasi yang terasa lebih hangat dan santai, tapi juga soal beragam kebiasaan hidup lainnya. Rupanya perkembangan teknologi ikut membawa pengaruh bagi kehidupan sosial, termasuk penggunaan smartphone.

Percuma memiliki satu dari sekian banyak koleksi smartphone terbaik dari MatahariMall kalau ternyata kita tidak tahu etika penggunaannya. Jika kita sudah punya smartphone terbaik dari toko online tepercaya tersebut, sebaiknya kita juga memahami dan menerapkan etika ini pada diri sendiri.

Aktifkan mode getar
Mode getar sebaiknya diaktifkan jika kita sedang rapat, hangout, reuni, atau kumpul sama keluarga. Mode getar membuat kita tidak perlu menggenggam smartphone terus-menerus. Setiap notifikasi yang masuk ditandai dengan getaran. Kelihatannya lebih sopan di mata orang lain daripada kita tampak menggenggam smartphone setiap saat.

Hormati keberadaan orang lain
Nah, catet, nih! Ketika orang lain sedang berbicara kepada kita, usahakan fokus dan tidak sibuk sendiri dengan smartphone. Selesaikan pembicaraan dengan baik sebelum memegang dan mulai menggunakan smartphone. Mata yang melalak ke mana-mana, terutama ke layar smartphone, ketika orang lain sedang mengajak kita berbicara adalah hal yang tidak sopan.

Bah, kalau ini, sih, Mba Zata dan Yeye lagi live tweet!